PSMS Kesulitan Hadapi PSPS, Eko Purdjianto Soroti Kartu Merah dan Gol Menit Akhir

PSMS-Kesulitan-Hadapi-PSPS-Eko-Pudjianto-Soroti-Kartu-Merah-dan-Gol-Menit-Akhir.jpg
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto (kiri) dan Top Skor Mereka Javier Siverio Toro (kanan) saat Konferensi pers, Minggu, 11 Oktober 2026 (Defri Candra/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengakui timnya menghadapi kesulitan saat berhadapan dengan PSPS Pekanbaru. PSPS Pekanbaru sukses memberi kekalahan perdana untuk PSMS Medan di Stadion Kaharuddin Nasution Pekanbaru. PSPS Pekanbaru menang 2-1 atas PSMS lewat dua pemain pengganti mereka.

Eko menilai para pemain telah berusaha maksimal meski harus menghadapi situasi sulit setelah Rizdjar Nurviat menerima kartu merah di babak pertama.

Dalam pernyataannya seusai pertandingan, Eko menyampaikan ucapan selamat kepada PSPS Pekanbaru. Ia juga mengakui timnya mengalami kesulitan sejak babak pertama, terutama setelah kehilangan pemain akibat kartu merah.

"Pertama, selamat untuk PSPS Pekanbaru. Di babak pertama, kita kesulitan," ujar Eko Pudjianto, Minggu, 11 Oktober 2026.

Menurut Eko, situasi pertandingan menjadi semakin sulit bagi PSMS setelah harus bermain dengan 10 pemain. Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan anak asuhnya yang berusaha mempertahankan permainan di tengah tekanan lawan.

"Kita sudah kalah dengan 10 pemain. Tetapi usaha para pemain sangat luar biasa," jelasnya.



Eko menilai perjuangan para pemain PSMS patut diapresiasi. Namun, ia juga mengakui hasil pertandingan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi timnya untuk menghadapi laga berikutnya.

Ia menyebut PSMS sebenarnya masih mampu bermain cukup baik. Akan tetapi, kebobolan pada menit-menit akhir menjadi salah satu hal yang disorotnya setelah pertandingan tersebut.

"Kita bermain cukup baik, tetapi di menit terakhir kita tadi kebobolan," lanjutnya lagi.

Pelatih PSMS itu menegaskan timnya akan melakukan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan yang terlihat selama pertandingan. Evaluasi tersebut diperlukan agar PSMS dapat tampil lebih baik pada pertandingan selanjutnya.

"Kita akan perbaiki untuk pertandingan berikutnya melawan tim PSPS Pekanbaru," tutupnya.

Sementara itu, pemain PSMS Medan, Javier Siverio, turut memberikan pandangannya mengenai penampilan tim dalam pertandingan tersebut.

Javier menyampaikan bahwa menurut penilaiannya, PSMS tidak bermain dengan baik. Pernyataan tersebut menjadi catatan tersendiri bagi tim untuk mengevaluasi penampilan mereka.

Javier menyoroti situasi setelah tim harus bermain dengan jumlah pemain 10 Pemain setelah Rizdjar Nurviat mendapat kartu merah pada menit ke-31.

"Kita akan berusaha maksimal untuk ke depannya," tutup Javier.