Diguyur Hujan Semalaman, Kualitas Udara Pekanbaru Mulai Membaik

ilustrasi-kualitas-udara-pekanbaru-baik.jpg
Ilustrasi kualitas udara Kota Pekanbaru membaik (AI Gemini)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Hujan yang mengguyur Kota Pekanbaru sepanjang malam membawa perubahan positif terhadap kondisi udara. Pada Sabtu 19 September 2026, kualitas udara tercatat mulai membaik dengan indeks kualitas udara atau AQI⁺ US berada di angka 71, masuk kategori sedang.

Berdasarkan pemantauan dari situr IQAir.com pada pukul 09.00 WIB, konsentrasi polutan utama PM2.5 tercatat sebesar 19,7 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Kondisi tersebut menunjukkan penurunan tingkat polusi udara dibandingkan saat Pekanbaru sebelumnya berada dalam kondisi kualitas udara yang lebih buruk akibat tingginya konsentrasi partikulat.

Selain kualitas udara yang membaik, kondisi cuaca pada Sabtu pagi juga relatif sejuk. Suhu udara tercatat 26 derajat Celcius, dengan kecepatan angin sekitar 5 kilometer per jam.



Sementara itu, tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni mencapai 88 persen.

Hujan yang turun semalaman diduga turut membantu membersihkan sebagian partikulat di udara sehingga konsentrasi PM2.5 pada pagi hari lebih rendah.

Meski demikian, kondisi kualitas udara tetap perlu dipantau secara berkala. Perubahan cuaca, arah angin, serta potensi munculnya kembali sumber asap dapat memengaruhi kualitas udara Pekanbaru dalam beberapa jam atau hari berikutnya.

Dengan AQI⁺ 71, masyarakat Pekanbaru pada Sabtu pagi menikmati kualitas udara dalam kategori sedang. Kondisi ini menjadi kabar baik setelah sebelumnya kualitas udara di wilayah tersebut sempat memburuk akibat kabut asap.