Gerah Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Nandaladio Perbaiki Jalan Rusak di Tenayan Raya

Gerah-Jalan-Tak-Kunjung-Diperbaiki-Nandaladio-Perbaiki-Jalan-Rusak-di-Tenayan-Raya.jpg
Relawan jalan rusak, Nandaladio Peduli perbaiki sejumlah titik kerusakan di Jalan Lintas Timur dan Jalan Pesantren, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Gerah menunggu perbaikan jalan yang tak kunjung dilakukan, Nandaladio Peduli yang dikenal warga Riau sebagai relawan jalan rusak kembali turun tangan. Kali ini, relawan tersebut memperbaiki sejumlah titik kerusakan di Jalan Lintas Timur dan Jalan Pesantren, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Perbaikan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan. Sejumlah titik yang selama ini dikeluhkan warga ditangani secara swadaya melalui dana yang dihimpun dari masyarakat.

Di Jalan Lintas Timur, tepatnya di wilayah Kecamatan Kulim, perhatian Nandaladio Peduli difokuskan pada bagian jalan di sekitar jembatan. Sebelumnya, badan jalan di lokasi tersebut sempat amblas dan kerap menimbulkan kemacetan hingga berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Sementara di Jalan Pesantren, beberapa titik jalan berlubang ditutup menggunakan aspal agar lebih aman dilalui kendaraan.

Melalui unggahan di akun media sosialnya, Nandaladio menyebut perbaikan tersebut merupakan rangkaian aksi perbaikan jalan ke 314-328.



Aksi tersebut dilakukan dengan semangat gotong royong. Nandaladio Peduli menggalang dana dari masyarakat untuk membiayai perbaikan jalan yang dinilai mendesak demi keselamatan pengguna jalan.

"Cuma Rp20 juta kok, gak semahal biaya rumah sakit kalau sampai operasi dan gak serumit perbaiki kendaraan yang rusak," tulis Nandaladio dalam caption unggahan Instagram miliknya.

Ia juga menegaskan biaya perbaikan tersebut bukan berasal dari pemerintah, melainkan hasil kepedulian masyarakat.

"Ini bukan dari pemerintah, ini dari masyarakat," ucapnya.

Langkah Nandaladio Peduli mendapat respons positif dari warganet. Banyak yang mengapresiasi aksi tersebut karena kerusakan jalan di sejumlah lokasi telah lama menjadi keluhan warga.

Bagi masyarakat, perbaikan sederhana terhadap jalan berlubang dan badan jalan yang rusak dinilai cukup berarti, terutama bagi pengendara yang setiap hari melintasi ruas tersebut.

Aksi gotong royong ini sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan infrastruktur jalan tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat yang menggunakannya setiap hari.