RIAU ONLINE, PEKANBARU — Demam Piala Dunia dimanfaatkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk menghidupkan pusat kota sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Ratusan warga memadati Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas, Jalan Ahmad Yani, Selasa, 14 Juli 2026 malam, mengikuti Festival Rakyat Nusantara yang dirangkaikan dengan nonton bareng (nobar) semifinal Piala Dunia.
Tak sekadar menyaksikan laga panas antara Tim Nasional Prancis dan Spanyol, masyarakat juga diajak menikmati berbagai sajian kuliner serta berbelanja produk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan pusat kota itu turut dihadiri Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, jajaran Forkopimda, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo mengapresiasi langkah Pemko Pekanbaru bersama Polda Riau yang tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk ikut mengambil manfaat dari keramaian.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan silaturahmi masyarakat.
"Ini sebuah pertemuan yang menggembirakan. Saya yakin dengan pertemuan ini akan ada nilai-nilai persatuan, kehangatan, dan silaturahmi kita bersama," ujar Agus.
Ia menilai kehadiran UMKM dalam kegiatan tersebut memiliki nilai strategis. Keramaian yang tercipta selama festival dan nobar diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha lokal.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan Festival Rakyat Nusantara sengaja dikemas bersamaan dengan nobar Piala Dunia agar momentum olahraga dunia tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Pekanbaru, Pemerintah Provinsi Riau, TNI, dan Polri.
"Sesuai dengan arahan pemerintah pusat, agar dapat menggerakkan roda perekonomian di tengah suasana Piala Dunia ini," kata Agung.
Agung menyebut rangkaian Festival Rakyat Nusantara dan nobar akan terus berlangsung hingga partai final dalam tiga hari ke depan. Sejumlah kegiatan telah disiapkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memberikan ruang promosi bagi pelaku UMKM.
"Setiap kecamatan sudah berjalan dari awal pertandingan, dan puncaknya di sini kita buat. Kota juga mengajak pelaku UMKM di sini. Mudah-mudahan ini dapat menambah kekompakan, semangat bersama untuk meningkatkan roda perekonomian," jelasnya.
Tak hanya sepak bola, masyarakat yang datang ke lokasi juga disuguhi Festival Kuliner Nusantara. Pengunjung dapat menikmati beragam makanan dan minuman yang dijajakan pelaku UMKM.
Selain itu, tersedia pemeriksaan kesehatan gratis serta berbagai doorprize bagi masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama 24 jam dalam tiga hari ke depan.
Pemko Pekanbaru berharap kemeriahan Piala Dunia tidak berhenti sebagai tontonan olahraga semata, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.(Adv Pemko Pekanbaru)

