RIAU ONLINE, PEKANBARU - Tim Radar Polda Riau terus melakukan pemantauan di dunia maya sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat. Patroli siber menjadi salah satu peran utama Tim Radar untuk memantau perkembangan informasi di media sosial maupun ruang digital.
Langkah ini dilakukan untuk mengetahui sejak awal berbagai isu yang berpotensi menimbulkan keresahan atau berdampak negatif terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Riau, Kompol I Komang Aswatama, mengatakan pemantauan di dunia maya dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya kepolisian melakukan deteksi dini.
"Tim Radar melaksanakan patroli siber untuk melakukan deteksi dini terhadap isu-isu yang berkembang di dunia maya. Kami melihat perkembangan informasi dan melakukan pemantauan terhadap berbagai hal yang perlu mendapat perhatian," ujar Kompol Komang, Kamis, 3 September 2026.
Selain melakukan patroli siber, Tim Radar juga berperan memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya bijak dalam berinteraksi di dunia maya.
"Masyarakat diingatkan agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, tidak sembarangan menyebarkan konten, serta tetap menjaga etika dalam menggunakan media sosial," jelasnya.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari pencegahan penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.
"Kami juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Informasi yang diterima sebaiknya dicek terlebih dahulu sebelum dipercaya maupun disebarluaskan," tegas mantan Wakapolres Pelalawan itu.
Melalui patroli siber, edukasi masyarakat, dan pencegahan hoaks, Tim Radar dari Subdit 5 Ditreskrimsus Polda Riau berupaya menjaga ruang digital tetap kondusif sekaligus mengantisipasi munculnya berbagai potensi gangguan sejak dini.

