RIAU ONLINE, PEKANBARU – Kebakaran di sejumlah titik di Kota Pekanbaru kerap menjadi tontonan warga. Saat petugas pemadam kebakaran berjibaku menjinakkan api, masyarakat justru berkerumun di sekitar lokasi, bahkan ada yang sibuk merekam video hingga melakukan siaran langsung melalui TikTok dan Instagram.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru. Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengimbau masyarakat agar tidak mendekati atau berkerumun di sekitar lokasi kebakaran.
Menurut Zarman, keberadaan warga yang terlalu dekat dengan lokasi kejadian dapat menghambat pergerakan armada dan petugas pemadam kebakaran yang sedang berupaya mencapai titik api.
"Kami mengimbau agar masyarakat Kota Pekanbaru ketika ada laporan terjadinya kebakaran tidak berkerumun di sekitar lokasi kebakaran," ujar Zarman Candra, Jumat 28 Agustus 2026.
Ia menegaskan, akses jalan bagi armada pemadam kebakaran harus menjadi prioritas. Petugas membutuhkan ruang yang cukup untuk bergerak cepat menuju lokasi dan melakukan pemadaman.
"Mohon laluan dari armada pemadam kebakaran menjadi prioritas utama. Jika masyarakat berkerumun, akan menghambat petugas untuk mencapai titik api," tegasnya.
Zarman memahami masyarakat memiliki rasa ingin tahu ketika melihat peristiwa kebakaran. Namun, ia meminta rasa penasaran tersebut tidak sampai mengganggu proses pemadaman, terlebih ketika warga berhenti di badan jalan atau memenuhi akses menuju lokasi.
Di era media sosial, fenomena warga mengabadikan kejadian kebakaran juga semakin sering ditemukan. Tidak sedikit warga yang merekam kobaran api menggunakan telepon seluler, bahkan melakukan siaran langsung melalui TikTok maupun Instagram.
Menurut Zarman, masyarakat tetap dapat mendokumentasikan kejadian jika diperlukan, namun keselamatan dan kelancaran akses armada pemadam kebakaran harus diutamakan.
Ia juga memastikan petugas DPKP akan segera bergerak setiap kali menerima laporan kebakaran.
"Untuk masyarakat, sewaktu laporan kami terima, kami juga akan merespons dengan cepat. Jangan sampai karena masyarakat berkerumun menghambat gerak dari petugas pemadam kebakaran," ujarnya.
Karena itu, DPKP Kota Pekanbaru kembali mengingatkan masyarakat agar memberikan ruang bagi armada pemadam kebakaran. Membuka akses jalan dan tidak mendekati titik kebakaran dinilai menjadi salah satu bentuk bantuan paling penting yang dapat diberikan masyarakat kepada petugas di lapangan.
Sebab, dalam situasi kebakaran, setiap detik sangat berharga. Terlambatnya armada mencapai titik api dapat membuat kebakaran semakin sulit dikendalikan dan berpotensi meluas ke bangunan di sekitarnya.

