RIAU ONLINE, PEKANBARU – Tim Sekretariat Seleksi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau membuka pendaftaran calon pimpinan periode 2026–2031, hingga 15 September 2026 mendatang.
Ketua Tim Sekretariat Seleksi Pimpinan Baznas Provinsi Riau, Surya, mengatakan proses pendaftaran secara daring dibuka melalui portal resmi Kementerian Agama.
"Saat ini sedang dalam tahapan pendaftaran sampai 15 September 2026. Sudah ada empat orang yang melakukan pendaftaran dari berbagai unsur," ujarnya, Kamis 27 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, setelah lulus pendaftaran administrasi, para calon akan mengikuti tahapan uji kompetensi, ujian tulis berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT), dan penulisan makalah. Ditargetkan seluruh proses seleksi selesai pada bulan Oktober 2026.
Dijadwalkan, nama yang terpilih akan dilantik Gubernur Riau pada 8 Desember 2026.
"Karena masa jabatan pimpinan Baznas berakhir 8 Desember 2026, targetnya pada November sudah selesai seleksi dan penetapan calon pimpinan," jelasnya.
Sementara itu, ia menjelaskan bahwa pada seleksi tahun ini, Kemenag mewajibkan penggunaan Sistem Informasi Manajemen Zakat (SIMZAT) untuk seluruh tahapan pendaftaran dan penilaian.
"Tahun ini melalui sistem aplikasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama yaitu SIMZAT, semua hasil dan nilai nantinya juga akan dikeluarkan melalui SIMZAT," jelasnya.
Kemudian, seluruh persyaratan seleksi mengacu pada Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 10 Tahun 2025 tanpa ada kriteria tambahan. Kandidat harus beragama Islam, minimal berusia 40 tahun, berpendidikan paling rendah sarjana, serta memiliki kompetensi teruji di bidang pengelolaan zakat.
Dalam pelaksanaannya, calon pendaftar harus mengunggah seluruh dokumen pendaftaran melalui laman resmi SIMZAT Kementerian Agama. Selain mendaftar secara daring, peserta diwajibkan menyerahkan berkas fisik ke Sekretariat Seleksi di Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

