Kabut Asap Belum Mereda, Belajar Daring untuk PAUD-SMP di Pekanbaru Diperpanjang

Disdik-Tanggapi-Keluhan-Pungutan-Perpisahan-Rp700-Ribu-di-SMPN-4-Pekanbaru.jpg
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal (Herianto Wibowo/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sistem daring bagi seluruh sekolah tingkat PAUD/TK, SD, dan SMP. Kebijakan ini diambil menyusul kondisi kualitas udara di Kota Pekanbaru yang masih terdampak kabut asap.

Perpanjangan PJJ dilakukan setelah Pemko mempertimbangkan kondisi kualitas udara yang sempat berada pada kategori tidak sehat. Pembelajaran dari rumah akan diberlakukan selama tiga hari ke depan sembari pemerintah terus memantau perkembangan kualitas udara.

"Setelah mempertimbangkan hal tersebut maka diputuskan untuk memperpanjang pembelajaran jarak jauh atau daring," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, Selasa 25 Agustus 2026.

Menurut Jamal, keputusan tersebut merupakan langkah antisipasi untuk menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik. Selama PJJ berlangsung, aktivitas belajar tetap berjalan dengan sistem yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah dan siswa.



Ia mengimbau seluruh sekolah memaksimalkan pemberian tugas maupun latihan kepada peserta didik agar proses pembelajaran tetap berlangsung selama siswa belajar dari rumah.

"Kami mengimbau pihak sekolah untuk memaksimalkan pemberian tugas atau latihan murid di rumah," ujarnya.

Selain perubahan sistem pembelajaran, kebijakan PJJ juga berdampak pada penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama siswa mengikuti pembelajaran dari rumah, distribusi MBG untuk peserta didik ditiadakan sementara.

Jamal juga meminta peran aktif orang tua selama anak-anak mengikuti pembelajaran daring. Pengawasan diperlukan agar siswa tetap mengikuti kegiatan belajar dan mengerjakan tugas yang diberikan sekolah.

"Kami mengimbau orang tua juga dapat mengawasi anak-anaknya selama pembelajaran daring berlangsung. Kami akan terus memantau perkembangan kondisi ke depannya," tutup Jamal.