RIAU ONLINE, PEKANBARU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 10 Tuah Negeri Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan kegiatan pembuatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Kelurahan Tuah Negeri, Kota Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat sekaligus upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan bermanfaat.
Program TOGA merupakan kegiatan yang memanfaatkan lahan di sekitar lingkungan untuk menanam berbagai jenis tanaman yang dikenal memiliki manfaat bagi kesehatan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 10 tidak hanya mengajak masyarakat untuk menanam, tetapi juga memperkenalkan jenis-jenis tanaman obat serta manfaatnya yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh 25 mahasiswa KKN Kelompok 10 Tuah Negeri UMRI di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Radhiyatul Fitri. Adapun anggota KKN Kelompok 10 terdiri dari Yulia Fitri, Torik Tri Putra, Zahwa Juwita, M. Farizky Syahputra, Aulia Hasanah, Dila Pretty Shinta, Ivan Radika, Sophan Sri Basuki, Monika, Desi Mayang Sari, M. Yazid Fathoni, Gregorius Alprado Manurung, Dimetria Ananta, Ardyani Lumban Tobing, Syech Priayoga, Yoga Wirayudha, Fikri Abdul Jafar, Dyah Ayu Shabbilillah, Ardyana Lumban Tobing, Magribi Pangestu, M. Miftah Hamonangan Ray, Sri Fitri Ningsih, Firman Aldi, Andrian Permadi Sitorus, dan Raka Dwi Purnomo. Seluruh anggota turut mengambil bagian dalam proses persiapan, penanaman, penataan, hingga penyampaian edukasi mengenai tanaman obat kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan 10 jenis tanaman obat, yaitu kumis kucing, binahong, jahe merah, kunyit hitam, keji beling, sirih, pohon jarak, lidah buaya, serai, dan kencur.
Tanaman kumis kucing dikenal sebagai tanaman herbal yang secara tradisional dimanfaatkan untuk membantu melancarkan buang air kecil dan menjaga kesehatan saluran kemih. Sementara itu, binahong banyak dikenal sebagai tanaman yang secara tradisional dimanfaatkan untuk membantu penyembuhan luka dan menjaga daya tahan tubuh.
Selanjutnya, terdapat jahe merah yang memiliki rasa dan aroma khas serta sering dimanfaatkan sebagai bahan minuman herbal untuk menghangatkan tubuh. Kunyit hitam juga menjadi salah satu tanaman yang diperkenalkan karena secara tradisional dimanfaatkan untuk membantu meredakan peradangan dan menjaga kesehatan tubuh.
Tanaman lainnya adalah keji beling, yang secara tradisional dikenal untuk membantu melancarkan buang air kecil. Kemudian daun sirih telah lama dikenal masyarakat dan sering dimanfaatkan untuk membantu menjaga kesehatan mulut serta sebagai bahan pengobatan tradisional untuk luka ringan.
Mahasiswa juga menanam pohon jarak, yang secara tradisional dimanfaatkan untuk berbagai keperluan kesehatan. Sementara itu, lidah buaya memiliki berbagai pemanfaatan, terutama dalam perawatan kulit dan membantu menjaga kelembapan kulit.
Tidak kalah penting, serai menjadi salah satu tanaman yang mudah ditemukan dan dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan masakan maupun minuman herbal. Sedangkan kencur dikenal sebagai tanaman yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional dan dapat diolah menjadi minuman herbal.
Untuk memberikan informasi yang lebih mudah dipahami masyarakat, mahasiswa KKN Kelompok 10 juga menyediakan media edukasi berupa poster manfaat TOGA. Poster tersebut memuat nama-nama tanaman beserta informasi mengenai manfaatnya sehingga masyarakat dapat mengenali dan memahami fungsi dari tanaman yang ditanam.
Kegiatan pembuatan TOGA ini dilakukan dengan semangat gotong royong. Mahasiswa KKN bersama masyarakat turut mempersiapkan media tanam, menanam tanaman, serta menata area TOGA agar terlihat lebih rapi dan menarik. Selain menghasilkan lingkungan yang lebih hijau, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi dan membangun kedekatan dengan masyarakat Kelurahan Tuah Negeri.
Radhiyatul Fitri selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 10, menyampaikan bahwa kegiatan TOGA merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa yang diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
“Kegiatan TOGA ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa kepada masyarakat dan lingkungan. Kami berharap tanaman yang telah ditanam tidak hanya menjadi bagian dari program KKN, tetapi dapat terus dirawat dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Hal yang sederhana seperti menanam tanaman obat dapat memberikan manfaat apabila dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” katanya
Menurutnya, kegiatan KKN tidak hanya menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama berada di bangku perkuliahan, tetapi juga menjadi proses pembelajaran untuk memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat secara langsung.
"Kami berharap mahasiswa dapat terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa belajar bahwa pengabdian bukan hanya tentang menjalankan program, tetapi juga tentang bagaimana memberikan manfaat dan meninggalkan sesuatu yang baik bagi masyarakat,” tambahnya.
Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan menjadi salah satu hal yang membuat program TOGA terasa lebih bermakna. Mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga belajar secara langsung mengenai pentingnya komunikasi, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan bersama masyarakat.
Melalui program ini, KKN Kelompok 10 Tuah Negeri UMRI berharap masyarakat dapat terus merawat dan mengembangkan tanaman yang telah ditanam sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Keberadaan TOGA diharapkan tidak hanya menjadi penghijauan, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan memanfaatkan potensi tanaman di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Dengan memanfaatkan ruang dan lahan yang tersedia, hal sederhana seperti menanam tanaman obat dapat menjadi langkah kecil menuju lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan bermanfaat.
Melalui semangat “Tanaman Obat Keluarga: Alami, Sehat, dan Bermanfaat”, KKN Kelompok 10 Tuah Negeri UMRI mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekaligus mengenal kekayaan tanaman herbal yang ada di sekitar.
Bagi mahasiswa KKN Kelompok 10, kegiatan TOGA bukan sekadar kegiatan menanam tanaman, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan pengabdian yang mempertemukan mahasiswa dengan masyarakat dalam satu tujuan, yakni menciptakan lingkungan yang lebih sehat, hijau, dan memberikan manfaat bagi kehidupan sehari-hari.

