Banjir di Padang Putus Akses dan Paksa Warga Mengungsi, IZI Sumbar Gerak Cepat

izi-evakuasi-korban-banjir.jpg
IZI Sumbar bantu evakuasi warga terdampak banjir di Padang (Istimewa)

RIAU ONLINE, PADANG - Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Padang sejak siang hari menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir. Banjir juga merendam sejumlah permukiman warga, memutus akses di beberapa titik, serta memaksa sebagian masyarakat meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Atas kejadian ini, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sumatera Barat (Sumbar) bergerak cepat melalui aksi tanggap darurat dengan menyalurkan 30 paket makanan siap saji kepada penyintas banjir di Kelurahan Kurao, Padang.

IzI juga menerjunkan relawan untuk membantu proses evakuasi warga terdampak di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kota Padang.

Kabid Pendayagunaan dan Pendistribusian Zakat (PPZ) IZI Sumbar, Ksatrya Herizon Putra mengatakan penyaluran makanan siap saji dipusatkan di kawasan Masjid Raya Taqwa Kurao Padang, yang menjadi lokasi pengungsian bagi sekitar 30 kepala keluarga (KK). 

Mereka terpaksa mengungsi setelah rumah-rumah di sekitar permukiman terendam banjir dengan ketinggian air mencapai setinggi dada orang dewasa. 

Hal ini merupakan respons cepat yang menjadi bagian dari komitmen IZI dalam menghadirkan layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana.



"Saat bencana terjadi, kebutuhan masyarakat berubah dengan sangat cepat. Karena itu, kami berupaya hadir secepat mungkin untuk memberikan bantuan yang benar-benar dibutuhkan. Di Kurao, kami menyalurkan makanan siap saji bagi warga yang mengungsi, sementara di Dadok Tunggul Hitam tim relawan kami ikut membantu proses evakuasi warga ke tempat yang lebih aman," ujarnya Selasa 3 Agustus 2026.

Pihaknya berharap agar bantuan ini dapat meringankan beban para penyintas dan menjadi bukti bahwa kepedulian para donatur benar-benar dirasakan manfaatnya. 

Selain memenuhi kebutuhan pangan para penyintas, relawan IZI Sumatera Barat juga bergabung dalam proses evakuasi warga di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam.

Bersama unsur terkait dan masyarakat setempat, relawan membantu proses penyelamatan warga, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan masyarakat yang kesulitan keluar dari rumah akibat tingginya genangan air.

"Aksi tanggap darurat ini menjadi wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah dalam menghadirkan manfaat yang cepat dan tepat sasaran. Amanah para donatur tidak hanya diwujudkan melalui bantuan logistik, tetapi juga melalui kehadiran relawan yang siap membantu masyarakat pada saat-saat paling membutuhkan," jelasnya. 

Menurutnya, IZI Sumatera Barat terus berkomitmen menghadirkan layanan kemanusiaan yang responsif terhadap berbagai kondisi darurat.

Melalui kolaborasi bersama para donatur dan relawan, IZI berharap dapat terus menjadi bagian dari upaya meringankan beban masyarakat sekaligus menghadirkan harapan di tengah situasi bencana.