RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau terus bergerak menyapa masyarakat hingga ke wilayah yang masih minim fasilitas pelayanan publik.
Kali ini, kegiatan dipusatkan di Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Beragam kegiatan sosial digelar dalam ekspedisi tersebut, mulai dari pembagian 1.000 paket bantuan sosial dan bendera Merah Putih, pelayanan kesehatan gratis, penanaman pohon, hingga dialog langsung dengan masyarakat guna menyerap berbagai aspirasi dan kebutuhan warga.
Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, mengatakan Kelurahan Tebing Tinggi Okura dipilih karena masih membutuhkan perhatian dalam hal pelayanan dasar dan pembangunan fasilitas umum.
"Kita melaksanakan kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di wilayah Kota Pekanbaru dengan sasaran Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur," ujar I Ketut Gede Adi Wibawa.
Ia menjelaskan, ekspedisi tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menghadirkan berbagai bentuk pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Seperti kita lihat bersama, kegiatan hari ini diawali dengan pembagian bendera Merah Putih kepada warga. Selanjutnya kita juga mengadakan pelayanan kesehatan gratis. Seperti kita ketahui, di Kelurahan Tebing Tinggi ini belum terdapat puskesmas, yang ada hanya puskesmas pembantu".
"Karena itu melalui kegiatan ekspedisi ini kita juga melaksanakan penanaman pohon serta berdialog dengan masyarakat sehingga apa yang menjadi keluhan mereka dapat kami serap dan mudah-mudahan dapat kita atasi," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Polda Riau juga menyalurkan bantuan sosial dalam jumlah besar kepada masyarakat.
"Jumlah bantuan sosial dan bendera yang kita bagikan hari ini sebanyak 1.000 paket," ungkapnya.
Menurutnya, semangat Ekspedisi Merah Putih Presisi bukan hanya menjangkau Kota Pekanbaru, tetapi dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Provinsi Riau.
"Kegiatan Merah Putih ini bukan hanya di Pekanbaru saja, tetapi juga dilaksanakan di seluruh Provinsi Riau, mencakup 12 kabupaten dan kota," tegasnya.
Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta mengatakan program Ekspedisi Merah Putih Presisi memang dirancang untuk menyasar wilayah-wilayah yang masih membutuhkan perhatian pemerintah, khususnya daerah yang memiliki keterbatasan fasilitas.
"Untuk program inti, sasarannya adalah daerah-daerah 3T, yaitu daerah terdepan, terluar, atau tertinggal. Karena kita berada di Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi, tentu daerah terdepan dan terluar tidak ada, sehingga kita mencari wilayah yang masih tergolong tertinggal," ujar Muharman.
Ia mengatakan Kelurahan Tebing Tinggi Okura dipilih setelah dilakukan pemetaan karena masih memiliki banyak keterbatasan infrastruktur pelayanan publik.
"Hari ini kami bersama Polda Riau, Polresta Pekanbaru, jajaran, instansi vertikal, serta seluruh pihak pendukung melaksanakan kegiatan di Kelurahan Tebing Tinggi Okura".
"Tadi melalui dialog bersama masyarakat kami menyerap berbagai aspirasi. Memang karena wilayah ini masih baru hasil pemekaran, masih banyak fasilitas pemerintah yang belum tersedia," katanya.
Menurut Muharman, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan mendasar yang hingga kini belum terpenuhi.
"Tadi disampaikan bahwa di sini belum ada Polsek, belum ada Koramil, belum ada puskesmas, maupun berbagai keterbatasan fasilitas lainnya. Ini menjadi perhatian kita bersama," ucapnya.
Ia menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan ditindaklanjuti bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.
"Alhamdulillah melalui kegiatan Ekspedisi Merah Putih ini aspirasi masyarakat bisa kita serap secara langsung. Nanti akan kami tindak lanjuti bersama seluruh stakeholder terkait, khususnya Pemerintah Kota Pekanbaru, sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara bertahap," ujarnya.
Muharman menambahkan, kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi di Kota Pekanbaru tidak berhenti di Kelurahan Tebing Tinggi Okura. Program serupa akan digelar di berbagai kecamatan lainnya.
"Nanti setiap kecamatan, masing-masing Polsek akan menentukan satu kelurahan yang dinilai masih tertinggal dibandingkan kelurahan lainnya. Selanjutnya kegiatan akan dipusatkan di lokasi tersebut. Setidaknya akan ada sekitar 15 titik pelaksanaan di Kota Pekanbaru," pungkasnya.
Melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi, Polda Riau tidak hanya menghadirkan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat, tetapi juga membangun komunikasi langsung dengan warga agar setiap persoalan yang dihadapi di daerah dapat diketahui dan dicarikan solusi bersama.

