RIAU ONLINE, PEKANBARU - Langit Provinsi Riau akan diselimuti udara kabur hingga berawan. Namun, hujan masih berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah Riau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, dan Kota Dumai pada pagi hari.
Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Deby C, menjelaskan cuaca diprakirakan kembali cerah berawan hingga berawan saat memasuki siang hingga sore.
Pada malam hari. hujan ringan masih berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir dan Kota Dumai. Udara kabur hingga berawan kembali diprakirakan pada dini hari.
"BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, dan Kota Dumai, terutama pada pagi hingga siang atau sore hari," imbaunya.
Suhu udara di Riau diprakirakan berkisar antara 23-32 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60–100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.
Tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau masuk kategori rendah, sehingga secara umum masih relatif aman untuk aktivitas pelayaran.
"Meski demikian, nelayan dan pengguna transportasi laut tetap diimbau memperhatikan perkembangan cuaca terkini," imbaunya.
Sementara itu, titik panas masih terdeteksi di tanah Riau. Berdasarkan pembaruan data pukul 23.00 WIB, BMKG menemukan 14 titik panas Riau.
Titik panas terbanyak ditemukan di Kabupaten Bengkalis dengan 11 titik.
"Masing-masing satu titik terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Siak, dan Kota Dumai," jelasnya.

