13 Orang Pesta Narkoba Diamankan BNNP Riau, Barang Bukti Diduga Ditelan

bnn-gerebek-pesta-narkoba.jpg
Ilustrasi (Gemini AI)

RIAU ONLINE, KAMPAR - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau mengamankan belasan orang yang diduga menggelar pesta narkoba di sebuah kafe di Desa Kepau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Senin, 20 Juli 2026 malam. Namun, tidak ada barang bukti narkotika yang berhasil diamankan dalam penggerebekan tersebut.

Kabid Pemberantasan BNNP Riau, Kombes Pol Ali Machfud, membenarkan informasi tersebut. Diduga, seluruh barang bukti telah ditelan oleh para pelaku penyalahgunaan narkotika sesaat sebelum atau ketika petugas melakukan penindakan.

"Tidak ada barang bukti karena indikasinya sudah ditelan mereka semua," ujar kata Ali Machfud kepada RIAU ONLINE, Selasa, 21 Juli 2026.

Meski begitu, ia menegaskan hingga kini pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul narkotika yang diduga digunakan para pelaku.

BNNP Riau telah melakukan pemeriksaan urine terhadap seluruh orang yang diamankan. Hasilnya, dari total 13 orang yang diamankan, sebanyak 12 orang dinyatakan positif mengandung metamfetamin atau amfetamin, sedangkan satu orang lainnya negatif.



"Dari 13 orang yang diamankan, terdiri dari tujuh perempuan dan enam laki-laki. Sebanyak 12 orang hasil urinenya positif metamfetamin/amfetamin dan satu orang negatif," tegasnya.

Selain itu, Ali juga membenarkan adanya oknum tenaga honorer Pengadilan Agama Kota Pekanbaru yang turut diamankan dalam penggerebekan tersebut.

"Benar, ada oknum honorer dari Kantor Pengadilan Agama Kota Pekanbaru yang turut diamankan. Saat ini masih didalami untuk pengembangan, termasuk menelusuri asal-usul barang tersebut," kata dia.

Temuan tersebut menjadi dasar bagi penyidik untuk terus mengembangkan perkara, termasuk mengidentifikasi pihak yang diduga memasok narkotika kepada para pelaku.

BNNP Riau juga akan mendalami peran masing-masing yang diamankan, terkait adanya indikasi keterlibatan dalam jaringan peredaran gelap narkotika atau sekadar pengguna.

Penyidik kini masih melakukan serangkaian pemeriksaan intensif terhadap seluruh pihak yang diamankan. Selain menelusuri asal-usul narkotika, penyidik juga mengumpulkan alat bukti lain untuk mengungkap secara utuh peristiwa yang terjadi di kafe tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan seorang oknum honorer dari instansi peradilan. BNNP Riau menegaskan proses hukum akan dilakukan secara profesional dan setiap orang yang diamankan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga adanya penetapan status hukum lebih lanjut.