Kapolda, Kajati dan Pangdam Bahas Masa Depan Penegakan Hukum di Riau

Kapolda-Kajati-dan-Pangdam-Bahas-Masa-Depan-Penegakan-Hukum-di-Riau.jpg
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Kajati Riau I Dewa Gede Wirajana, dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo mengadakan pertemuan pada Senin, 13 Juli 2026. (Dok. Polda Riau)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Tiga aparat penegak hukum (APH), diantaranya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau I Dewa Gede Wirajana, dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo mengadakan pertemuan, Senin, 13 Juli 2026.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kejaksaan Tinggi Riau itu menjadi simbol kekompakan tiga pilar penegak hukum dan pertahanan negara dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat koordinasi, serta memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional, objektif, transparan, dan berkeadilan.

Kunjungan silaturahmi Kapolda Riau tersebut disambut langsung oleh Kajati Riau dengan suasana penuh keakraban. 

Kehadiran Pangdam XIX/Tuanku Tambusai semakin mempertegas soliditas lintas institusi dalam menjaga kondusivitas daerah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan, silaturahmi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarlembaga penegak hukum di Riau.



"Kepolisian dan Kejaksaan merupakan dua institusi yang memiliki peran strategis dalam sistem peradilan pidana. Karena itu, sinergi dan komunikasi harus terus diperkuat agar setiap proses penegakan hukum dapat berjalan secara profesional, objektif, transparan, serta memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat," ujar Herry.

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara institusi penegak hukum merupakan fondasi penting dalam menciptakan stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di Provinsi Riau.

Ia menegaskan bahwa setiap institusi memiliki tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing. Namun, koordinasi yang baik akan membuat seluruh proses penegakan hukum berjalan lebih efektif serta meningkatkan kepercayaan publik.

"Kami sepakat untuk terus membangun hubungan kerja yang solid, saling mendukung sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Tujuan akhirnya adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus memastikan penegakan hukum berjalan secara efektif dan berintegritas," jelasnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang intensif di antara aparat penegak hukum sebagai kunci menyelesaikan berbagai persoalan hukum di daerah.

Menurutnya, sinergi yang selama ini telah terbangun harus terus dipelihara melalui semangat kebersamaan, koordinasi yang kuat, dan komitmen bersama dalam mengedepankan kepentingan masyarakat.

"Silaturahmi ini bukan sekadar kunjungan formal, tetapi merupakan wujud komitmen bersama untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi, dan menghadirkan penegakan hukum yang semakin dipercaya masyarakat," tutupnya.

Pertemuan tiga pimpinan institusi tersebut menjadi pesan kuat bahwa soliditas antara Polri, Kejaksaan, dan TNI akan terus dijaga demi menciptakan situasi keamanan yang kondusif, penegakan hukum yang berintegritas, serta mendukung pembangunan di Provinsi Riau.