RIAU ONLINE, PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah Provinsi Riau berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada Minggu. Masyarakat diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa petir dan angin kencang, terutama di Kabupaten Kampar dan Kuantan Singingi.
Pada pagi hari, kondisi cuaca di Riau diprakirakan berkisar antara udara kabur hingga cerah berawan. Berdasarkan pantauan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Pelalawan.
Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi, Rokan Hulu, dan Indragiri Hilir.
Sementara pada malam hingga dini hari, kondisi cuaca diprakirakan didominasi udara kabur hingga berawan. Hujan ringan masih berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Kampar dan Kuantan Singingi.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar dan Kuantan Singingi pada siang, sore, hingga malam hari.
Untuk kondisi atmosfer, suhu udara di Riau diperkirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.
Di wilayah perairan Provinsi Riau, tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah sehingga relatif aman bagi aktivitas pelayaran.
Sementara itu, berdasarkan pembaruan data titik panas (hotspot) hingga pukul 23.00 WIB, terdeteksi sebanyak 179 hotspot di Pulau Sumatera. Riau tercatat hanya memiliki satu titik panas yang berada di Kabupaten Indragiri Hulu.
Adapun sebaran hotspot di provinsi lain meliputi Aceh 61 titik, Bangka Belitung 35 titik, Sumatera Selatan 31 titik, Lampung 23 titik, Jambi 10 titik, Sumatera Barat 8 titik, Sumatera Utara 5 titik, dan Bengkulu 5 titik.

