RIAU ONLINE, PEKANBARU - Suasana haru menyelimuti Masjid Raya An Nur Provinsi Riau usai pelaksanaan Salat Jumat, Jumat, 10 Juli 2026.
Dua wanita asal Sumatera Utara resmi memeluk agama Islam setelah mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan Pembimbing Mualaf Center An Nur Riau, Ir. Rubianto, disaksikan keluarga, kerabat, serta jamaah yang memenuhi masjid.
Kedua wanita tersebut adalah Lenny Tiurman Simorangkir (33), warga Aek Kanopan, dan Jeliana Br Lumban Tobing, warga Rantau Prapat.
Mengenakan mukena bermotif bunga, keduanya tampak khusyuk mengikuti setiap tahapan prosesi sebelum akhirnya mengikrarkan syahadat.
Sebelum prosesi dimulai, Rubianto meminta keduanya menyampaikan alasan yang membuat mereka memutuskan memeluk agama Islam. Momen itu berlangsung penuh haru.
Dengan mata berkaca-kaca dan suara yang bergetar menahan tangis, Lenny mengaku telah lama merasakan ketenangan setiap kali mendengar suara azan berkumandang.
Perasaan damai itu semakin kuat saat ia mendengarkan lantunan ayat suci Alquran dan melihat umat Islam melaksanakan salat.
"Setiap mendengar azan saya merasa tenang. Mendengar bacaan Alquran juga membuat hati saya damai. Saya juga merasa senang ketika melihat dan mengikuti ibadah salat," ungkap Lenny, tersedu-sedu.
Ia mengatakan keputusan memeluk Islam lahir dari keyakinan yang tumbuh di dalam hatinya, bukan karena paksaan siapa pun.
Sementara itu, Jeliana Br Lumban Tobing mengungkapkan bahwa selain memiliki rencana untuk menikah, dirinya juga telah merasa nyaman dengan ajaran Islam. Menurutnya, keputusan menjadi mualaf merupakan pilihan yang telah dipertimbangkan dengan matang.
"Saya memang ingin menikah, tetapi saya juga merasa nyaman dengan ajaran Islam dan ingin menjalankannya dengan sungguh-sungguh," katanya.
Mendengar alasan keduanya, Rubianto kemudian memberikan sejumlah nasihat sebagai bekal menjalani kehidupan sebagai seorang muslimah.
Ia mengingatkan agar keduanya tetap menjaga hubungan baik dengan kedua orang tua, meskipun memiliki perbedaan keyakinan.
"Kalau orang tua masih ada, tetap hormati, sayangi dan jaga hubungan baik dengan mereka. Dalam Islam, berbakti kepada kedua orang tua adalah kewajiban," pesannya.
Rubianto juga menegaskan agar keduanya istiqamah dalam memegang teguh agama Islam serta tidak menjadikan perpindahan agama sebagai sesuatu yang dilakukan karena paksaan ataupun iming-iming tertentu.
"Jangan pernah kembali ke agama sebelumnya. Masuk Islam harus karena keyakinan, bukan karena dipaksa atau dijanjikan sesuatu. Semoga Allah memberikan kekuatan untuk tetap istiqamah," ujarnya.
Selain itu, ia meminta kedua mualaf tersebut terus belajar memperdalam ajaran Islam, mulai dari tata cara salat, rukun iman, rukun Islam hingga menghafal bacaan salat secara bertahap.
Setelah menerima berbagai nasihat, prosesi pengucapan dua kalimat syahadat pun dimulai. Dengan penuh khidmat, Lenny dan Jeliana mengikuti setiap lafaz yang dibimbing Rubianto.
Meski pada awalnya terdengar sedikit terbata-bata karena masih menyesuaikan pelafalan, keduanya berhasil mengucapkan dua kalimat syahadat dengan lancar. Sejak saat itu, keduanya resmi memeluk agama Islam.
Prosesi tersebut disambut penuh haru oleh jamaah Masjid Raya An Nur. Gema takbir "Allahu Akbar" bergema di dalam masjid sebagai ungkapan rasa syukur atas bertambahnya saudara seiman.
Sebelum menutup prosesi, Rubianto kembali mengingatkan keduanya agar melaksanakan mandi besar setelah pulang sebagai bagian dari penyempurnaan proses masuk Islam.
Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada para mualaf, Pengurus Mualaf Center An Nur Riau juga menyerahkan perlengkapan ibadah berupa satu set perlengkapan salat kepada Lenny dan Jeliana agar dapat mulai menjalankan ibadah dengan lebih mudah.
Prosesi syahadat yang berlangsung sederhana namun sarat makna itu menjadi pengingat bahwa hidayah dapat datang kepada siapa saja.
Dengan didampingi keluarga dan orang-orang terdekat, kedua wanita asal Sumatera Utara tersebut kini memulai lembaran baru dalam kehidupan mereka sebagai muslimah, dengan harapan mampu terus belajar, beribadah, dan istiqamah menjalankan ajaran Islam.

