RIAU ONLINE, PEKANBARU – Pengumuman hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Pekanbaru resmi ditunda. Semula dijadwalkan berlangsung pada Senin 29 Juni 2026, namun panitia memutuskan menunda pengumuman guna memastikan proses seleksi berjalan akurat, transparan, dan tetap menjamin hak setiap calon murid memperoleh akses pendidikan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, membenarkan adanya penundaan tersebut.
“Iya, untuk pengumuman hasil SPMB tingkat SMP ditunda hari ini,” ujar Alek, Senin.
Menurutnya, keputusan tersebut diambil setelah panitia mempertimbangkan sejumlah faktor yang memerlukan penyempurnaan proses seleksi. Salah satunya adalah lonjakan jumlah pendaftar yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Data Dinas Pendidikan mencatat, jumlah pendaftar pada SPMB tahun ajaran 2026/2027 mencapai 11.206 calon murid. Angka itu meningkat dibandingkan tahun ajaran 2025/2026 yang tercatat sebanyak 9.945 pendaftar.
Meningkatnya jumlah pendaftar membuat panitia membutuhkan waktu tambahan untuk melakukan verifikasi seluruh dokumen persyaratan secara lebih teliti dan menyeluruh agar hasil seleksi benar-benar valid.
Selain proses verifikasi administrasi, panitia juga masih melakukan sinkronisasi data dengan sekolah swasta yang menjadi mitra pemerintah. Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi calon murid yang tidak memenuhi persyaratan administrasi, khususnya terkait ketentuan Kartu Keluarga (KK) yang belum berusia lebih dari satu tahun.
Upaya tersebut dilakukan agar tidak ada anak usia sekolah yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.
“Terlebih saat ini ketersediaan kuota atau daya tampung secara sistem masih sangat mencukupi,” jelas Alek.
Dinas Pendidikan memastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena seluruh tahapan seleksi tetap berlangsung secara transparan. Orang tua maupun calon murid masih dapat memantau perkembangan proses seleksi beserta data nominatif pendaftar secara real-time melalui laman resmi SPMB Kota Pekanbaru.
Panitia juga menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh calon murid mendapatkan hak atas pendidikan sesuai mekanisme yang berlaku.
Di sisi lain, masyarakat diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan proses penerimaan siswa baru.
Alek menegaskan bahwa seluruh proses SPMB dilaksanakan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan atau penerimaan di sekolah tertentu dengan meminta sejumlah uang.
“Jangan percaya kepada pihak-pihak yang menawarkan kelulusan di luar jalur resmi SPMB, apalagi sampai meminta imbalan. Seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan tanpa biaya,” tegasnya.
Ia menambahkan, jadwal terbaru pengumuman hasil SPMB akan segera diumumkan melalui laman resmi SPMB Kota Pekanbaru serta kanal informasi resmi Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.

