RIAU ONLINE, PEKANBARU - Dalam semangat menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Riau menggelar Lomba Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Tindak Pidana Umum dan Tindak Pidana Siber tingkat Polres jajaran.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara tersebut resmi dibuka di Gedung Media Center Polda Riau, Selasa, 23 Juni 2026.
Pembukaan lomba dipimpin langsung oleh Ketua Bidang Lomba Kepolisian, Kombes Pol Wahyu Kuncoro, dan diikuti oleh para personel penyidik terbaik yang mewakili seluruh Polres di wilayah hukum Polda Riau.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi kemampuan teknis antar penyidik, tetapi juga merupakan sarana peningkatan profesionalisme dalam menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum yang terus berkembang.
Melalui simulasi dan praktik olah TKP, para peserta dituntut menunjukkan ketelitian, kecepatan, serta kemampuan analisis dalam mengungkap suatu peristiwa pidana.
Kombes Pol Wahyu mengatakan bahwa kemampuan olah TKP merupakan fondasi utama dalam proses penyidikan. Kesalahan sekecil apa pun di lokasi kejadian dapat memengaruhi arah pengungkapan suatu perkara.
"Olah TKP merupakan tahap awal yang sangat menentukan keberhasilan penyidikan. Melalui lomba ini, kami ingin mengukur sekaligus meningkatkan kompetensi personel agar semakin profesional, cermat, dan responsif dalam menangani setiap kasus yang terjadi di tengah masyarakat," ujar Kombes Wahyu.
Menurutnya, perkembangan teknologi juga menuntut aparat penegak hukum untuk terus beradaptasi, terutama dalam menangani kejahatan berbasis digital yang semakin kompleks.
"Saat ini kejahatan tidak hanya terjadi di ruang fisik, tetapi juga di ruang siber. Karena itu, kemampuan penyidik dalam mengamankan, menganalisis, dan mengolah barang bukti digital menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi," tambahnya.
Lebih lanjut, Wahyu menegaskan bahwa pelaksanaan lomba ini sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.
"Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh personel semakin siap menghadapi tantangan tugas ke depan. Profesionalisme, integritas, dan kemampuan teknis yang baik akan menjadi modal utama dalam memberikan pelayanan penegakan hukum yang Presisi, transparan, dan berkeadilan," tegasnya.
Polda Riau berharap lomba tersebut mampu menjadi wadah pembelajaran sekaligus pertukaran pengalaman antar penyidik di lingkungan Polres jajaran.
Dengan kemampuan olah TKP yang semakin terasah, proses pengungkapan tindak pidana diharapkan dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan sesuai prosedur.

