Kapolresta Pekanbaru Bungkam Soal Dugaan Tempat Judi di Jalan Riau

lokasi-diduga-tempat-judi.jpg
Kondisi dalam bangunan di Jalan Riau, Pekanbaru, diduga tempat judi di (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Dugaan keberadaan tempat perjudian di kawasan Jalan Riau, Kota Pekanbaru, yang viral di media sosial TikTok hingga kini belum mendapat tanggapan dari pihak kepolisian. 

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta, memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait video viral yang menuding adanya aktivitas perjudian di lokasi tersebut.

Upaya konfirmasi yang dilakukan RIAU ONLINE, pada Jumat, 12 Juni 2026, kepada Kapolresta Pekanbaru tidak mendapat respons.

Begitu juga saat menghubungi Kasi Humas Polresta Pekanbaru, AKP Zamhur, untuk meminta klarifikasi terkait dugaan tersebut. Hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban yang diberikan.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan seorang perempuan meluapkan kekesalannya terhadap sebuah bangunan yang diduga menjadi lokasi perjudian di Kota Pekanbaru viral di media sosial TikTok. 

Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @pasarsumbu dan dengan cepat menyita perhatian publik.

Banyak warganet yang turut memberikan komentar dan meminta aparat terkait segera melakukan pengecekan terhadap lokasi yang disebutkan dalam video.

Dalam rekaman tersebut, seorang perempuan yang diduga warga Pekanbaru tampak berdiri di tepi Jalan Riau sambil merekam sebuah bangunan yang berada di samping salah satu hotel ternama di kawasan tersebut.

Dengan penuh emosi, ia meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera mengambil tindakan.


"Ini usaha orang ini ya, dan ini lokasinya. Tolong kepada seluruh pemerintah Kota Pekanbaru, ini dihancurkan. Ini tempat judi," ujar perempuan tersebut dalam video yang beredar.

Perempuan itu mengaku menjadi salah satu pihak yang terdampak akibat aktivitas yang disebutnya sebagai perjudian di lokasi tersebut. Ia bahkan menyebut keluarganya mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

"Tempat ini menghancurkan keluarga orang. Ini sudah puluhan juta uang saya, Pak," katanya dengan nada kesal.

Tak hanya menyampaikan keluhan pribadi, perempuan tersebut juga mengaku prihatin dengan dampak yang ditimbulkan terhadap keluarga-keluarga lain. 

Menurutnya, tempat yang diduga menjadi lokasi perjudian itu telah merusak kehidupan rumah tangga banyak orang.

"Ini gedung judi. Tolong kepada seluruh pemerintah, ditangkap orang-orang ini. Ditutup tempat ini. Tolong ditutup, ini penghancur rumah tangga orang," ujarnya.

Sambil terus mengarahkan kamera ke lokasi yang dimaksud, perempuan tersebut beberapa kali menyebut kawasan Jalan Riau sebagai tempat yang diduga menjadi lokasi perjudian.

"Di Jalan Riau, ini lokasinya, ini orang-orangnya," ucapnya.

Video itu pun memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Banyak warganet mempertanyakan kebenaran tudingan tersebut dan mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan guna memastikan ada atau tidaknya aktivitas perjudian di lokasi yang disebutkan.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Polresta Pekanbaru terkait viralnya video tersebut maupun mengenai dugaan aktivitas perjudian yang dituding berlangsung di kawasan Jalan Riau. 

Sikap bungkam Kapolresta Pekanbaru dan belum adanya respons dari pihak Humas Polresta membuat publik masih menunggu langkah dan penjelasan resmi dari aparat kepolisian terkait persoalan yang menjadi sorotan masyarakat itu.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti informasi yang beredar agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan di tengah publik. 

Jika dugaan tersebut terbukti benar, warga meminta tindakan tegas dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sebaliknya, apabila tidak ditemukan unsur perjudian, klarifikasi resmi dari pihak berwenang dinilai penting untuk memberikan kepastian informasi kepada masyarakat.