Dua Lansia Tewas Terbakar di Rumah, Polisi Ringkus Terduga Pembakar di Bukit Batu

Dua-Lansia-Tewas-Terbakar-di-Rumah-Polisi-Ringkus-Terduga-Pelaku-di-Bukit-Batu.jpg
Sepasang Lansia Tewas Terpanggang dalam rumahnya, Rabu. 27 Mei 2026. (Dok. Polres Bengkalis)

RIAU ONLINE, BENGKALIS - Misteri kebakaran maut yang menewaskan sepasang lansia di Desa Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, akhirnya terungkap. Polisi memastikan kebakaran yang terjadi diduga kuat merupakan aksi pembakaran disengaja, Rabu, 27 Mei 2026 lalu.

Dalam pengungkapan kasus itu, jajaran Polsek Bukit Batu bersama Polres Bengkalis telah menetapkan satu orang tersangka berinisial S. Polisi menduga pelaku nekat membakar rumah korban karena dilatarbelakangi rasa sakit hati.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kapolsek Bukit Batu Kompol Al Imran mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan intensif dan memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.

"Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan yang dilakukan Unit Reskrim, kami berhasil mengamankan satu orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kompol Al Imran, Kamis, 28 Mei 2026.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 00.20 WIB di sebuah rumah kayu di Jalan Kampung Baru RT 001 RW 004 Desa Batang Duku. Api dengan cepat melahap seluruh bangunan karena sebagian besar material rumah terbuat dari kayu.

Korban diketahui bernama Abdullah dan istrinya, Sakinah. Dalam kejadian tersebut, Sakinah meninggal dunia akibat luka bakar serius di lokasi kejadian. 

Sementara Abdullah sempat dilarikan ke RSUD Siak dengan kondisi luka bakar hampir 90 persen sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir.


Polisi menduga tersangka membakar rumah korban menggunakan bahan mudah terbakar yang disulut dari bagian belakang rumah saat situasi tengah sepi dan warga sedang terlelap tidur.

"Dugaan sementara, motif pelaku karena sakit hati terhadap korban. Saat ini kami masih mendalami keterangan tersangka serta mengumpulkan alat bukti tambahan," jelas Kapolsek.

Tak hanya itu, polisi juga tengah menelusuri kemungkinan keterlibatan tersangka dalam sejumlah kasus kebakaran lain yang sebelumnya sempat terjadi di wilayah Desa Batang Duku dan Sungai Selari. 

Beberapa bangunan yang pernah terbakar di antaranya rumah kayu, rumah semi permanen hingga bangunan sarang burung walet.

Berdasarkan keterangan warga, api pertama kali terlihat dari bagian belakang rumah sebelum kemudian membesar dan menjalar ke seluruh bangunan. 

Warga sempat berusaha memadamkan api secara manual, namun kobaran api terlalu cepat membesar.

Petugas pemadam kebakaran Kecamatan Bukit Batu bersama personel Polsek Bukit Batu tiba di lokasi sekitar pukul 00.40 WIB dan langsung melakukan pemadaman serta pengamanan area sekitar. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolsek Bukit Batu mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing informasi yang belum tentu benar dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian," tegas Kompol Al Imran.

Saat ini penyidik masih terus melakukan pengembangan kasus guna mengungkap kemungkinan fakta-fakta lain dalam perkara tersebut.