RIAU ONLINE, DUMAI - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau menggelar pertemuan di laut atau rendezvous bersama Pasukan Polis Marin Wilayah Dua Johor Bahru, Polis Diraja Malaysia (PDRM), di Perairan Gosong Rob Roy, Selat Malaka, Senin, 25 Mei 2025.
Pertemuan bilateral tersebut dipimpin langsung Dirpolairud Polda Riau Kombes Pol Apri Fajar Hermanto bersama Komander Pasukan Polis Marin Wilayah Dua, Assistant Commissioner of Police (ACP) Hj Noor Azman Bin Hj Jamal.
Kegiatan berlangsung di titik koordinat 1°54.52’ N - 102°02.45’ E, sekitar 50 mil dari Dermaga Satpolairud Polres Dumai dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam perjalanan laut.
Dalam pertemuan itu, kedua institusi membahas berbagai persoalan kejahatan lintas negara yang kerap terjadi di wilayah perairan Selat Malaka. Fokus pembahasan meliputi penyelundupan narkoba, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), illegal fishing, hingga berbagai bentuk kejahatan transnasional lainnya.
Dirpolairud Polda Riau, Kombes Pol Apri Fajar Hermanto mengatakan, pertemuan tersebut menjadi langkah strategis memperkuat sinergi pengamanan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
“Kedua pihak sepakat menindaklanjuti rendezvous ini dengan membentuk kesepakatan bersama terkait pertukaran informasi dan penegakan hukum di wilayah perairan Selat Malaka,” ujar Kombes Apri.
Selain membahas penegakan hukum, kegiatan juga diisi misi Green Policing yang menjadi program Kapolda Riau bertajuk “Melindungi Tuah Menjaga Marwah”.
Dalam kesempatan itu, Ditpolairud Polda Riau menyerahkan bibit pohon durian kepada Pasukan Polis Marin Malaysia sebagai simbol persahabatan dan kerja sama antarnegara.
“Bibit pohon ini diharapkan tumbuh kokoh dan kuat, menjadi pelindung bagi masyarakat banyak, sama seperti sinergi Polri dan PDRM yang harus kuat melindungi perairan perbatasan,” kata Apri.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara pertemuan, pertukaran cinderamata, serta foto bersama antara delegasi Ditpolairud Polda Riau dan Pasukan Polis Marin Johor Bahru.

