RIAU ONLINE, PEKANBARU - Masyarakat Kota Pekanbaru kembali diresahkan aksi kriminalitas diduga begal dalam sepekan terakhir. Kabar ini bahkan ramai diperbincangkan di sejumlah media sosial.
Salah satu unggahan yang paling banyak mendapat perhatian datang dari akun TikTok bernama @Juliani. Dalam video yang beredar, disebutkan telah terjadi aksi diduga begal di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di depan kawasan Perumahan Sidomulyo, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru.
Dalam unggahan itu, pemilik akun menyebut pelaku berjumlah empat orang, diduga membawa senjata. Para pelaku disebut merampas sepeda motor milik korban saat melintas di lokasi kejadian.
Video tersebut juga disertai imbauan kepada masyarakat Pekanbaru agar lebih berhati-hati ketika berkendara, khususnya pada malam hingga dini hari.
Unggahan itu sontak viral dan memancing reaksi sejumlah warganet. Sebagian mengaku khawatir dan berharap aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kriminal jalanan.
Beberapa warga bahkan mengaku mulai membatasi aktivitas malam mereka karena takut menjadi korban tindak kejahatan serupa.
Tidak sedikit pula yang meminta patroli kepolisian diperketat di titik-titik rawan yang selama ini minim penerangan dan relatif sepi pada malam hari.
Menanggapi viralnya informasi tersebut, jajaran Polsek Binawidya memastikan pihaknya telah menerima laporan polisi terkait dugaan aksi begal yang terjadi di wilayah hukumnya.
Polisi mengaku langsung bergerak cepat dengan mendatangi lokasi kejadian dan melakukan serangkaian penyelidikan.
Aipda Iswanto, personel Polsek Binawidya Pekanbaru, mengatakan pihak kepolisian saat ini tengah memburu pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
"Kita sudah terima LP-nya. Anggota sudah ke TKP dan melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut dan kita mencari pelaku," ujar Aipda Iswanto saat dikonfirmasi, Senin, 18 Mei 2026.
Ia menegaskan, kepolisian tidak tinggal diam menyikapi keresahan masyarakat yang muncul akibat maraknya isu begal di media sosial.
Selain melakukan penyelidikan, polisi juga meningkatkan patroli malam di sejumlah ruas jalan yang dianggap rawan tindak kriminal.
Menurutnya, patroli dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah aksi kriminalitas jalanan yang meresahkan warga.
"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada saat berkendara, terutama pada malam hari. Jika menemukan hal mencurigakan atau menjadi korban tindak pidana, segera laporkan ke pihak kepolisian terdekat atau Call Center 110," tegasnya.
Viralnya informasi aksi begal ini kembali menjadi perhatian serius masyarakat Pekanbaru. Warga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku dan memastikan keamanan di jalanan tetap terjaga.

