Sabarudi Dukung Penyaluran Beasiswa Pemko Pekanbaru untuk Penghafal Qur'an

Muhammad-Sabarudi-6.jpg
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi (HERIANTO WIBOWO/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru segera menyalurkan bantuan beasiswa bagi mahasiswa dan anak-anak penghafal Al-Qur’an setelah proses pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 rampung dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Riau.

Program beasiswa tersebut mendapat dukungan penuh dari Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.

Menurutnya, langkah yang dilakukan Pemko Pekanbaru merupakan bentuk perhatian nyata terhadap dunia pendidikan sekaligus investasi jangka panjang bagi generasi muda di Kota Bertuah.

“Program ini sangat positif dan patut kita dukung bersama. Beasiswa ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi juga bentuk investasi untuk masa depan anak-anak Pekanbaru,” ujar Muhammad Sabarudi, Sabtu 16 Mei 2026.

Ia menilai, bantuan beasiswa bagi mahasiswa hingga penghafal Al-Qur’an menjadi langkah penting untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat, terutama bagi kalangan kurang mampu dan mahasiswa berprestasi.

“Banyak anak-anak kita yang memiliki potensi besar, tetapi terkendala biaya pendidikan. Kehadiran beasiswa ini tentu sangat membantu mereka agar tetap bisa melanjutkan pendidikan,” katanya.



Selain itu, politisi Senior PKS ini juga mengapresiasi perhatian Pemko Pekanbaru terhadap para penghafal Al-Qur’an melalui jalur tahfidz yang masuk dalam program beasiswa tersebut.

“Ini sangat baik karena pemerintah tidak hanya memperhatikan pendidikan formal, tetapi juga memberikan penghargaan kepada anak-anak penghafal Quran yang telah membawa nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sebelumnya, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan penyaluran bantuan beasiswa saat ini tinggal menunggu exit meeting atau pemeriksaan akhir terhadap LKPD Pemko Pekanbaru Tahun 2025 oleh BPK RI Perwakilan Riau.

“Sekarang sudah selesai diaudit BPK. Mudah-mudahan nanti di tanggal 15 Mei ini exit, setelah itu nanti kita jalan untuk menyalurkan beasiswa tersebut,” ujar Agung.

Menurutnya, tahapan seleksi penerima beasiswa telah selesai dilakukan oleh panitia seleksi sejak Desember 2025 lalu. Karena itu, bantuan tinggal disalurkan kepada para pendaftar yang telah dinyatakan memenuhi syarat.

“Karena tahapannya sudah selesai dengan panitia,” singkatnya.

Diketahui, Pemko Pekanbaru melalui APBD Perubahan 2025 telah mengalokasikan anggaran untuk program bantuan beasiswa tersebut. Namun, karena tingginya jumlah pendaftar dan keterbatasan waktu, penyaluran sempat tertunda.

Berdasarkan data Bagian Kesra Setdako Pekanbaru, total terdapat 1.709 pendaftar yang mendaftar secara online melalui laman beasiswapekanbaru.id. Para pendaftar tersebar di tujuh jalur beasiswa, yakni tahfidz, kurang mampu, prestasi, afirmasi, luar negeri, S2 dan S3.

Untuk jalur tahfidz tercatat sebanyak 41 pendaftar, terdiri dari 16 pendaftar hafalan 10 juz, lima pendaftar hafalan 20 juz, dan 20 pendaftar hafalan 30 juz. Kemudian jalur kurang mampu sebanyak 361 pendaftar dengan rincian S1 sebanyak 342 orang dan D3 sebanyak 19 orang.

Sementara jalur prestasi menjadi kategori dengan jumlah pendaftar terbanyak, yakni mencapai 1.145 orang. Rinciannya, jenjang S1 sebanyak 1.061 pendaftar dan D3 sebanyak 84 pendaftar. Selain itu, jalur afirmasi untuk S1 tercatat dua pendaftar, jalur luar negeri enam pendaftar, jalur S2 sebanyak 95 pendaftar, dan S3 sebanyak 59 pendaftar.