Penjualan Menurun, Iuran Pedagang CFD Pekanbaru Terus Naik Tiap Minggu

Tiket-iuran-lapak-di-cfd.jpg
Iuran lapak pedagang CFD Pekanbaru (HERIANTO WIBOWO/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Pedagang yang berjualan di kawasan car free day (CFD) di Kota Pekanbaru mengeluhkan kenaikan iuran lapak yang dinilai semakin memberatkan. Di sisi lain, mereka juga mengaku pendapatan justru mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir.

Seorang pedagang mengungkapkan, besaran iuran yang harus dibayarkan terus mengalami kenaikan secara bertahap. Kondisi tersebut dinilai tidak sebanding dengan omzet yang diperoleh saat berjualan di kawasan CFD.

“Awal jualan cuma Rp8 ribu, habis itu naik jadi Rp10 ribu. Minggu kemarin Rp13 ribu ditambah iuran sampah Rp3 ribu. Hari ini sudah jadi Rp18 ribu,” ujar seorang pedagang, Minggu 3 Mei 2026.

Menurutnya, kenaikan iuran dirasakan cukup memberatkan, terutama karena jumlah pembeli yang datang tidak seramai seperti sebelumnya. 

“Pembeli makin sepi, tapi iuran malah naik terus. Kami jadi serba sulit,” keluhnya.


Kondisi serupa juga dirasakan pedagang lainnya yang berharap adanya perhatian dari Pemko Pekanbaru agar iuran dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Sebagai informasi, kegiatan car free day di Kota Pekanbaru biasanya dipusatkan di kawasan , yang menjadi salah satu ruas jalan utama di pusat kota. Area ini ditutup untuk kendaraan bermotor setiap akhir pekan guna memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, serta beraktivitas tanpa polusi kendaraan.

CFD di Pekanbaru umumnya berlangsung setiap hari Minggu mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri karena diikuti berbagai aktivitas, mulai dari olahraga, komunitas, hingga lapak pedagang UMKM.

Meski demikian, para pedagang berharap kebijakan terkait iuran dapat dievaluasi agar tetap mendukung keberlangsungan usaha kecil di kawasan tersebut.

“Kami berharap ada kebijakan yang lebih berpihak ke pedagang kecil. Kalau terus naik seperti ini, bisa-bisa banyak yang berhenti jualan,” tutupnya.