Pendaftaran Ditutup, Achmad Faisal Reza Jadi Satu-satunya Calon Ketum KONI Pekanbaru

Ketua-tpp-koni-pekanbaru.jpg
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Kota Pekanbaru, Agusman Sikumbang (HERIANTO WIBOWO/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Proses penjaringan bakal calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru resmi ditutup pada Selasa 21 April 2026 pukul 15.00 WIB.

Hingga batas akhir pendaftaran, hanya satu nama yang mengembalikan berkas formulir, yakni Achmad Faisal Reza.

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Kota Pekanbaru, Agusman Sikumbang, memastikan tidak ada lagi penambahan bakal calon setelah penutupan resmi dilakukan.

“Sampai detik ini yang mengembalikan berkas atas nama Reza, dan pendaftaran sudah tutup jam 15.00 WIB. Mau tidak mau harus ditutup karena kita sudah komitmen,” ujar Agusman, Selasa 21 April 2026 sore.

Ia menegaskan, tahapan selanjutnya adalah proses verifikasi terhadap berkas dan dukungan yang telah diserahkan oleh Achmad Faisal Reza.

“Selanjutnya kita akan verifikasi dukungan ini. Yang jelas, yang mengembalikan formulir hanya Reza,” jelasnya.


Sebelumnya, Ia menjelaskan, proses verifikasi akan mencakup pemeriksaan dukungan dari cabor, termasuk kemungkinan adanya dukungan ganda atau dokumen yang sudah tidak berlaku.

“Dari 55 cabang olahraga, yang memberikan dukungan ada 39. Nanti kita lihat apakah ini murni atau ada yang ganda, atau mungkin ada SK yang sudah kedaluwarsa. Semua akan kita verifikasi sesuai aturan,” jelasnya.

Achmad Faisal Reza menyampaikan pencalonannya didorong oleh keinginan untuk memajukan olahraga di Kota Pekanbaru. Ia mengaku mendapat dukungan dari sejumlah pengurus cabang olahraga.

“Kami bersama teman-teman ketua cabor mengantarkan formulir pendaftaran ini. Harapannya ke depan olahraga di Kota Pekanbaru bisa lebih baik dan lebih maju,” ujarnya.

Mantan pembalap road race yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Pekanbaru ini juga menargetkan peningkatan prestasi olahraga Pekanbaru ke depan, termasuk menembus posisi empat besar pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

“Target kita ke depan bisa masuk empat besar pada Porprov 2027. Yang jelas, kami ingin membangun ekosistem dan iklim olahraga yang lebih baik di Pekanbaru,” pungkasnya.