Marak Pencurian Fasilitas Umum di Pekanbaru, Warga Diajak Aktif Melapor

agung32.jpg
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Aksi pencurian fasilitas umum belakangan kian marak terjadi di Kota Pekanbaru. Ulah orang tak dikenal (OTK) tersebut menyebabkan sejumlah fasilitas publik tidak berfungsi dengan baik setelah komponen pentingnya hilang.

Kasus terbaru terjadi di Jalan Sekolah, Kecamatan Payung Sekaki, di mana kabel dan panel lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) raib digondol pelaku. Akibatnya, lampu jalan di kawasan itu padam dan membuat kondisi jalan menjadi minim penerangan.

Tidak hanya itu, sehari setelahnya, meteran traffic light di persimpangan Jalan Bukit Barisan–Imam Munandar, Kecamatan Bukit Raya, juga dilaporkan hilang dicuri.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menanggapi serius maraknya aksi pencurian tersebut. Ia menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

“Kita perlu partisipasi masyarakat, karena yang diambil ini kadang di Rumbai, nanti pindah lagi di Bukit Barisan, pindah lagi yang di Jalan SM Amin, terus di Panam,” ujar Agung, Minggu 19 April 2026.


Menurutnya, pengawasan bersama sangat diperlukan untuk meminimalisir aksi pencurian fasilitas umum. Pemerintah, kata dia, tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.

“Saya terus koordinasi dengan kepolisian, sudah minta Kadishub buat laporan lagi, buat laporan lagi,” jelasnya.

Agung juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat aksi mencurigakan, khususnya terkait pencurian fasilitas umum. Laporan dapat disampaikan melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 agar segera ditindaklanjuti petugas.

Dengan meningkatnya kejadian ini, pemerintah berharap adanya sinergi antara aparat dan masyarakat untuk menjaga fasilitas umum agar tetap berfungsi dan memberikan pelayanan maksimal bagi warga.