Dilantik jadi Kapolsek Panipahan, Iptu Subiarto Siap Berantas Narkoba Hingga ke Akar

Dilantik-jadi-Kapolsek-Panipahan-Iptu-Subiarto-Siap-Berantas-Narkoba-Hingga-ke-Akar.jpg
Iptu Subiarto Aprido Tampubolon resmi dilantik sebagai Kapolsek Panipahan, Senin, 13 April 2026 (Dok. Polres Rokan Hilir)

RIAU ONLINE, ROKAN HILIR - Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni resmi menunjuk Kapolsek Panipahan baru untuk memimpin wilayah yang tengah menjadi sorotan terkait maraknya peredaran narkotika. 

Iptu Subiarto Aprido Tampubolon, resmi dilantik sebagai Kapolsek Panipahan menggantikan Iptu Robiansyah yang sebelumnya dicopot Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, Minggu, 12 April 2026.

Pelantikan tersebut digelar di Kantor Camat Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, dan dipimpin langsung oleh AKBP Isa Imam Syahroni.

Iptu Subiarto dipercaya mengemban tugas di wilayah yang saat ini menghadapi tantangan serius dalam hal keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya terkait peredaran narkoba yang kian meresahkan.

Kapolres Rohil menegaskan bahwa kehadiran Kapolsek Panipahan yang baru merupakan bagian dari langkah strategis untuk melakukan pembenahan menyeluruh di tubuh kepolisian sektor tersebut.

"Hari ini kita lantik Kapolsek Panipahan sebagai bentuk respons atas tuntutan masyarakat. Ini adalah langkah nyata untuk memperbaiki situasi, termasuk melakukan pembaruan di jajaran internal," ujar AKBP Isa dalam rilisnya, Senin, 13 April 2026.


Iptu Subiarto diharapkan mampu membawa perubahan signifikan, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam membangun kepercayaan masyarakat yang sempat tergerus akibat berbagai dinamika yang terjadi belakangan ini.

Sebagai Kapolsek yang baru, tantangan besar sudah menanti. Panipahan menjadi salah satu titik rawan peredaran narkotika, bahkan memicu reaksi keras dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. 

Kondisi ini menuntut kepemimpinan yang tegas, responsif, dan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat. Kapolres Rohil juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam memerangi narkoba. 

Ia menyebut, keberhasilan pemberantasan tidak bisa hanya mengandalkan aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif warga.

"Tidak ada ruang bagi pelaku narkoba. Kita harus bergerak bersama, melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan generasi muda untuk memutus mata rantai peredaran narkotika," Jelasnya.

Di sisi lain, capaian pengungkapan kasus narkotika yang telah diraih menjadi modal penting bagi Iptu Subiarto dalam melanjutkan tugasnya.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan melalui layanan kepolisian 110, yang siap memberikan respons cepat.

Pelantikan Iptu Subiarto Aprido Tampubolon menjadi simbol komitmen baru dalam upaya penataan wilayah Panipahan.  Dengan kepemimpinan yang diharapkan lebih solid dan tegas, masyarakat kini menaruh harapan besar akan terciptanya kondisi yang aman, kondusif, serta bebas dari ancaman narkotika.

Kini, semua mata tertuju pada langkah-langkah yang akan diambil oleh Kapolsek Panipahan yang baru. Mampukah ia menjawab tantangan dan mengembalikan kepercayaan publik? Waktu yang akan menjawab, namun langkah awal telah dimulai.