Atasi Banjir, Pemko Pekanbaru Usulkan Pembangunan Drainase di Jalan Soekarno Hatta

Wakil-Wali-Kota-Pekanbaru-Markarius3.jpg
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar (HERIANTO WIBOWO/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda wilayah Sidomulyo, Kecamatan Marpoyan Damai.

Salah satu langkah yang diusulkan adalah pembangunan drainase di sepanjang Jalan Soekarno Hatta melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyebutkan bahwa hingga saat ini kawasan tersebut belum memiliki drainase jalan yang memadai, sehingga menyebabkan luapan air saat hujan deras turun.

"Karena itu jalan nasional, kewenangan bukan di Pemko. Kita sudah beberapa kali menyampaikan melalui provinsi dan ke balai jalan untuk segera dianggarkan dan dibangun parit kiri kanan jalan," ujar Markarius Anwar, Senin 13 April 2026.


Ia menjelaskan, banjir di kawasan Sidomulyo sudah berlangsung lama dan semakin memprihatinkan karena telah menimbulkan korban jiwa. Seorang warga bernama Aryadi Garsidi dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus parit yang meluap usai hujan deras pada Jumat 10 April 2026.

"Parit jalan (Soekarno Hatta) tidak ada, sehingga airnya semua melimpah ke anak sungai yang melewati Sidomulyo itu. Solusinya harus dibuat drainase lagi, kiri kanan jalan harus ada drainase," jelasnya.

Menurut Markarius, pembangunan drainase dari kawasan Pasar Pagi Arengka hingga Perumahan Sidomulyo diyakini dapat mengurangi debit air yang selama ini masuk ke permukiman warga.

"Jadi ini perlu kolaborasi (penanganan banjir), kami mohon bantuan juga melalui bapak gubernur supaya bisa diteruskan ke Kementerian PU untuk pembangunan drainase jalan ini," pungkasnya.