SMA/SMK Sederajat Negeri dan Swasta di Riau Wajib Hemat Energi

kadispora-riau-erisman-yahya.jpg
Kepala Disdik Provinsi Riau Erisman Yahya (Dok. Dispora Riau)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau meminta seluruh SMA/SMK/SLB untuk mulai menerapkan penghematan energi dalam proses belajar mengajar di sekolah.

Hal ini disampaikan Kepala Disdik Provinsi Riau Erisman Yahya melalui surat bernomor 000.8.6.1/3690/Disdik/2026 sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Riau Nomor 8 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Transformasi Budaya Kerja ASN yang diterbitkan pada 3 April 2026.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menekan pengeluaran operasional sekolah dan efisiensi energi.

"Kami mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk benar-benar menerapkan efisiensi serta membangun budaya kerja yang terukur," ujarnya, Rabu, 8 April 2026. 

Ia menjelaskan, penghematan energi yang harus dilakukan di antaranya dengan mengatur suhu AC pada tingkat 24-25 derajat Celcius. Penggunaan AC juga harus dibatasi sesuai dengan keperluan. 


"Penggunaan perangkat hemat energi seperti AC inverter dan lampu LED juga dianjurkan," jelasnya.

Saat belajar di siang hari, sekolah diimbau untuk memanfaatkan cahaya matahari sebagai penerangan. Sementara, seluruh peralatan elektronik di sekolah harus dimatikan saat sudah tidak digunakan. 

Pihaknya juga mengimbau agar siswa dan guru sekolah mulai melakukan penghematan penggunaan air secara bijak, perbaikan instalasi yang bocor, serta pembatasan penggunaan kendaraan dinas hanya untuk kepentingan resmi.

Disdik juga telah mengalihkan sistem evaluasi kinerja pada ASN guru di lingkungan sekolah, dari berbasis kehadiran menjadi berbasis output. 

"Budaya kerja harus bergeser ke arah yang lebih produktif, terukur, dan berdampak langsung," pungkasnya.