42 Km Jalan di Pekanbaru Ditargetkan Mulus Tahun Ini, Rp100 Miliar Dikucurkan

Perbaikan-jalan-rusak-di-Pekanbaru25.jpg
Perbaikan salah satu ruas jalan di Kota Pekanbaru pada tahun 2024 lalu. (ANTARA/HO-Pemkot Pekanbaru)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menjadikan perbaikan jalan rusak sebagai salah satu program prioritas pada tahun 2026. Upaya percepatan terus dilakukan guna mengejar target pembangunan infrastruktur yang telah ditetapkan.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, telah menginstruksikan jajaran terkait untuk mempercepat perbaikan jalan rusak di berbagai wilayah kota. Tahun ini, lebih dari 42 kilometer jalan ditargetkan akan dilakukan overlay atau pengaspalan ulang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, menyebutkan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut mencapai Rp100 miliar.

“Ada percepatan perbaikan jalan yang menjadi prioritas bapak wali kota,” ujarnya, Selasa 31 Maret 2026.

Edward, yang akrab disapa Edu, menjelaskan bahwa Wali Kota Pekanbaru menargetkan pengaspalan jalan rusak sepanjang 100 kilometer dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun masa kepemimpinannya.


“Jadi minimal target kita tahun ini 42 kilometer, dengan alokasi anggaran Rp100 miliar,” jelasnya.

Ia menambahkan, sasaran perbaikan jalan tidak hanya difokuskan di pusat kota, tetapi juga mencakup wilayah pinggiran yang selama ini membutuhkan perhatian lebih.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2025 lalu Pemko Pekanbaru berhasil melampaui target perbaikan jalan. Dari target awal 20 kilometer, realisasi pengaspalan mencapai 42 kilometer.

Selain itu, sebanyak 29 ruas jalan yang tersebar di 15 kecamatan berhasil diperbaiki sepanjang tahun 2025.

Dengan capaian tersebut, Pemko Pekanbaru optimistis program percepatan perbaikan jalan pada tahun ini dapat berjalan maksimal dan memberikan dampak signifikan terhadap kenyamanan serta kelancaran mobilitas masyarakat.