RIAU ONLINE, PEKANBARU - Komisi I DPRD Provinsi Riau memanggil Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Riau, Andi Yanto di hari pertama kerja pasca cuti Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Rabu, 25 Maret 2026.
Ketua Komisi I DPRD Riau, Nur Azmi Hasyim mengatakan, pemanggilan ini guna membahas persoalan di Pelabuhan Roro Dumai-Rupat, selama melayani mudik Lebaran.
Ia menjelaskan, sebelumnya Komisi I DPRD Provinsi Riau sudah melakukan kunjungan ke pelabuhan penyeberangan tersebut. Dalam kunjungan itu, pihaknya menemukan hanya ada dua kapal yang bisa beroperasi sehingga terjadi antrian panjang.
"Kondisi tersebut berdampak pada terjadinya antrean panjang dan penumpukan kendaraan. Kami meminta agar persoalan ini tidak kembali terulang pada momen-momen besar ke depan,"ujar Azmi.
Selain itu, pihaknya juga meminta agar Dishub memperhatikan fasilitas di pelabuhan. Untuk pelabuhan di wilayah Rupat yang menjadi kewenangan provinsi dan pemerintah daerah, ia meminta adanya pembenahan fasilitas seperti jembatan dan atap agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan.
Ia mengingatkan agar peristiwa pelabuhan yang ambruk seperti di Buton, tidak kembali terulang.
"Padahal, berdasarkan informasi kami terima, hasil retribusi dari penyeberangan tersebut mencapai hampir Rp4 miliar. Seharusnya dana tersebut cukup untuk perbaikan fasilitas,"jelasnya.
Azmi mengusulkan agar pengelolaan pelabuhan menggunakan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga perbaikan bisa dilakukan lebih cepat tanpa terkendala mekanisme anggaran.
Selain itu, Komisi I juga menyoroti soal penyeberangan ambulans. Pihaknya meminta agar ambulans boleh menyeberang secara gratis.
"Alhamdulillah usulan tersebut telah mendapat respons positif dari Kepala Dinas Perhubungan dan akan segera ditindaklanjuti," pungkasnya.

