Api Hanguskan Lima Rumah di Kompleks Asrama Polisi Pekanbaru

Api-Hanguskan-Lima-Rumah-di-Kompleks-Asrama-Polisi-Pekanbaru.jpg
Kebakaran kembali melanda kawasan asrama polisi di Jalan Sisingamangaraja, Kota Pekanbaru, Kamis, 12 Maret 2026. (Defri Candra/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kebakaran kembali melanda kawasan asrama polisi di Jalan Sisingamangaraja, Kota Pekanbaru, Kamis, 12 Maret 2026. Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya lima unit rumah yang berada di kompleks asrama.

Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 20.14 WIB. Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan bahwa petugas berhasil tiba di lokasi hanya dalam waktu sekitar lima menit setelah laporan diterima.

"Laporan masuk pukul 20.14 WIB dan langsung kami respon. Sekitar lima menit tim sudah sampai di lokasi untuk melakukan upaya pemadaman," ujar Zarman.

Dalam upaya penanganan kebakaran tersebut, Damkar Pekanbaru mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran (MPK) serta satu unit kendaraan rescue. Namun proses pemadaman sempat mengalami kendala karena akses masuk ke lokasi yang cukup terbatas.


Meski demikian, dengan bantuan petugas kepolisian di lokasi, tim pemadam akhirnya dapat menjangkau titik api dan segera melakukan proses pemadaman.

"Untuk akses masuk memang agak terkendala, tetapi dengan arahan dari pihak kepolisian, tim akhirnya bisa menjangkau titik api dan melakukan pemadaman," jelasnya.

Api diketahui membakar lima unit rumah yang berada di dalam kompleks asrama polisi. Petugas pemadam kebakaran kemudian melakukan upaya pemutusan rambatan api agar tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya. Setelah berjibaku beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil mengendalikan api. 

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar akibat lima rumah yang terbakar.

Terkait penyebab kebakaran, pihak pemadam kebakaran menyebutkan bahwa hingga saat ini belum dapat dipastikan. Petugas masih melakukan pendataan serta koordinasi dengan pihak terkait untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Zarman juga mengimbau masyarakat, khususnya warga Kota Pekanbaru, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terlebih saat kondisi cuaca panas yang tengah melanda.

Ia meminta masyarakat untuk lebih memperhatikan instalasi listrik di rumah masing-masing agar tidak memicu terjadinya kebakaran.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan instalasi listrik di rumah. Apalagi saat cuaca panas seperti sekarang ini, potensi kebakaran bisa meningkat jika instalasi listrik tidak terawat dengan baik," pungkasnya.