RIAU ONLINE, PEKANBARU - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Riau membuka layanan penukaran uang bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Total uang pecahan kecil yang disiapkan mencapai Rp4,3 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi Riau.
Sejak Selasa pagi, warga mulai mengantre di Gedung Bank Indonesia Perwakilan Riau di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru. Mereka datang untuk menukarkan uang dengan pecahan yang lebih kecil sebagai persiapan Lebaran.
Sebelum mengikuti layanan penukaran uang, masyarakat diwajibkan mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR BI. Setelah itu, penukar harus menjalani proses verifikasi oleh petugas di lokasi pelayanan.
Dalam layanan tersebut, jumlah uang yang dapat ditukarkan juga dibatasi. Setiap orang maksimal hanya dapat menukarkan uang sebesar Rp5,3 juta.
Salah seorang warga, Menelia, mengaku sengaja menukarkan uang dengan pecahan kecil untuk keperluan Lebaran nanti. Ia juga menyebut telah mendaftar melalui aplikasi PINTAR BI sejak Februari lalu untuk mendapatkan jadwal penukaran.
“Untuk persiapan Lebaran nanti, biasanya untuk dibagikan kepada keluarga dan anak-anak. Saya daftar dari Februari lewat aplikasi PINTAR BI,” ujarnya saat ditemui pada Selasa, 10 Maret 2026.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Riau, Panji Achmad, mengatakan pihaknya telah menyiapkan total Rp4,3 triliun uang pecahan kecil untuk melayani kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan hingga menjelang Lebaran.
Ia menjelaskan, pecahan uang yang disediakan mulai dari Rp50 ribu hingga Rp1.000. Bahkan BI juga menyediakan uang baru pecahan Rp100 ribu bagi masyarakat.
“Total uang yang kami siapkan untuk penukaran di wilayah Riau sebesar Rp4,3 triliun,” kata Panji.
Pelayanan penukaran uang di Kantor BI Perwakilan Riau dijadwalkan berlangsung hingga 15 Maret 2026. Setiap harinya, layanan ini dibuka untuk sekitar 1.000 penukar yang telah mendaftar melalui aplikasi.

