RIAU ONLINE, PEKANBARU - Anggota DPRD Provinsi Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Siak - Pelalawan Muhtarom menyampaikan duka dan prihatin atas meninggalnya pekerja migran asal Kabupaten Siak, di Kamboja.
"Kita sangat menyayangkan, kita tahu bahwa Kamboja ini luar biasa kasus yang terjadi disana, seperti penjualan organ manusia dan lain-lain," ujarnya, Senin 9 Maret 2026.
Menurutnya, sebelumnya pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bupati Siak, Polda Riau, Polri, dan KBRI Kedutaan RI di Kamboja. Namun, saat akan dipulangkan, pekerja atas nama Susi Yanti Sinaga (22) dilaporkan sedang sakit.
"Warga kita ini sudah mau dibawa pulang, tetapi karena dia sakit maka ditunggu dulu hingga pulih. Ternyata hari ini dikabarkan meninggal dunia," jelasnya.
Menurutnya, hal ini harus menjadi perhatian semua pihak agar jangan sampai kembali terjadi. Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming pekerjaan di luar negeri.
"Kita minta masyarakat kita supaya jangan gampang terpancing iming- iming, pastikan informasi (pekerjaan) itu kepada pejabat yang resmi. Seperti Disnaker, bisa juga kepada kami di DPRD untuk bisa memastikan apakah informasi terkait peluang-peluang kerja itu benar atau tidak," pungkasnya.

