Dua Helikopter Patroli Mendarat di Riau, Siap Pantau Karhutla

Helikopter-patroli-udara2.jpg
Ilustrasi - Satu unit Helikopter H225M/Caracal yang bertugas sebagai standby SAR di Lanud Roesmin Nurjadin diterbangkan untuk mendukung patroli udara. (Dok. Lanud RSN)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Dua unit helikopter patroli telah tiba di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Helikopter bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu siap dioperasikan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Jim Gafur menyebutkan dua unit helikopter patroli dari BNPB, yakni masing-masing Type Bell 206 B3, Reg PK - FPA dan Type Bell 206 L4, Reg PK- ZGK.

"Keduanya sudah berada di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru,” katanya, Minggu, 8 Maret 2026.

Dua unit helikopter tersebut akan memantau kondisi karhutla di Riau, terutama di wilayah dinilai rawan. Titik api yang ditemukan saat patroli akan ditindaklanjuti untuk dilakukan pemadaman oleh tim gabungan.

Sebelumnya BNPB telah mengirimkan pesawat untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membuat hujan buatan di daerah pesisir Riau yang curah hujannya sudah mulai berkurang.


Sementara saat ini, karhutla telah terjadi di 11 kabupaten/kota di Riau sejak awal tahun ini dengan total luas lahan terbakar mencapai 1.161, 64 Hektare (Ha).

Karhutla terjadi di Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu (Inhu), Indragiri Hilir (Inhil), Kuantan Singingi (Kuansing), Rokan Hilir (Rohil), Kota Dumai dan Pekanbaru.

"Total luasan Karhutla 1.16,64 Ha,” katanya.

Di Kota Dumai hingga saat ini, karhutla tercatat seluas 34,12 Ha, Bengkalis 228,51 Ha, Kepulauan Meranti 13,40 Ha, Siak 65,32 Ha. Kemudian, Pekanbaru 17,45 Ha, Kampar 38,45 Ha, Pelalawan 681,5 Ha, Inhu 2,7 Ha, Inhil 64,70 Ha, Rohil 12 Ha dan Kuansing 3 Ha.

“Dari rincian luasan tersebut, juga ditemukan 1.974 hotspot atau titik panas ” ujarnya.