Polisi Ingatkan Pengendara Waspadai 3 Titik Rawan di Jalur Mudik Ini

Polisi-Ingatkan-Pengendara-Waspadai-3-Titik-Rawan-di-Jalur-Mudik-Ini.jpg
Ditlantas Polda Riau melakukan pemetaan menyeluruh terhadap sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas dan kemacetan di berbagai jalur utama di Provinsi Riau. (Dok. Ditlantas Polda Riau)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Riau melakukan pemetaan menyeluruh terhadap sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas dan kemacetan menjelang arus mudik lebaran Idul Fitri 2026.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, mengatakan pemetaan tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi lapangan, analisis data kecelakaan lalu lintas pada tahun-tahun sebelumnya, serta potensi kepadatan kendaraan pada jalur-jalur strategis yang biasa dilalui para pemudik.

Menurutnya, dengan mengetahui titik-titik rawan sejak dini, pihak kepolisian dapat menyiapkan langkah-langkah pengamanan, pengaturan hingga rekayasa lalu lintas secara lebih optimal.

"Kami telah mengidentifikasi sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas".

"Dengan pemetaan ini, kami dapat menyiapkan langkah-langkah pengamanan dan pengaturan arus kendaraan agar perjalanan masyarakat selama mudik tetap aman, nyaman dan lancar," ujar Kombes Jeki, Sabtu, 7 Maret 2026.

Berikut ini 3 Titik Jalur Lintas yang menjadi perhatian pengendara saat arus mudik nanti;

  1. Jalur Lintas Barat Jadi Perhatian

Pada jalur lintas barat Pekanbaru menuju Sumatera Barat yang melintasi wilayah Kabupaten Kampar, terdapat beberapa titik yang dinilai rawan kecelakaan lalu lintas. 

Titik-titik tersebut antara lain berada di KM 82/83 Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar, KM 98 Desa Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar, KM 17 Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang, serta KM 29 Sei Pinang Kecamatan Tambang.

Selain rawan kecelakaan, jalur ini juga berpotensi mengalami kepadatan kendaraan, terutama di kawasan aktivitas masyarakat seperti Pasar Kuok, Pasar Danau Bingkuang dan Pasar Kampar. 

Ketiga lokasi tersebut kerap dipadati kendaraan, terutama saat akhir pekan maupun menjelang hari besar keagamaan.


"Di beberapa titik tersebut aktivitas masyarakat cukup tinggi sehingga berpotensi menimbulkan kepadatan arus kendaraan, terutama saat arus mudik nanti," jelasnya.

  1. Jalur Lintas Timur Menuju Jambi

Sementara itu, pada jalur lintas timur Pekanbaru menuju Provinsi Jambi yang melintasi wilayah Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hulu hingga Indragiri Hilir, sejumlah titik rawan juga telah dipetakan oleh Ditlantas Polda Riau.

Beberapa titik yang menjadi perhatian berada di KM 27 Desa Simpang Beringin, KM 44 Desa Kiyap Jaya, KM 68–69 Pangkalan Kerinci, KM 82 Desa Kemang, serta KM 120 Desa Pesaguan.

Selain itu, pengendara juga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melintasi Jalan Lintas Timur KM 17 Desa Redang Seko Kabupaten Indragiri Hulu dan KM 278 Dusun Masad Desa Keritang Kabupaten Indragiri Hilir yang juga dinilai memiliki potensi kerawanan kecelakaan lalu lintas.

  1. Jalur Tengah dan Jalur ke Sumatera Utara

Pada jalur lintas tengah Pekanbaru menuju Kuantan Singingi hingga ke Sumatera Barat, potensi kemacetan diperkirakan terjadi di kawasan Pasar Benai Kecamatan Benai serta KM 195 Jalan Pasar Lubuk Jambi.

Sementara itu, titik rawan kecelakaan lalu lintas pada jalur tersebut berada di KM 131 Muara Lembu Kecamatan Singingi yang memiliki karakteristik jalan yang membutuhkan kewaspadaan lebih dari para pengendara.

Adapun pada jalur Pekanbaru menuju Sumatera Utara melalui wilayah Kabupaten Rokan Hilir, kepadatan kendaraan diperkirakan terjadi di kawasan Pajak Lama Bagan Batu, jalan rusak di KM 18 Balam, jalan rusak di KM 6 Balam, serta kawasan Pasar Tumpah Ujung Tanjung.

Di jalur tersebut juga terdapat sejumlah titik rawan kecelakaan, di antaranya KM 31 Kecamatan Balai Jaya, KM 21 Balam Desa Bangko Sempurna, KM 6 Balam Desa Bangko Permata, serta Simpang Batang Desa Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih.

Patroli Ditingkatkan dan Pos Pelayanan Disiapkan

Sebagai langkah antisipasi, Ditlantas Polda Riau telah menyiapkan berbagai strategi pengamanan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran. Upaya tersebut meliputi peningkatan patroli di titik-titik rawan, pemasangan rambu dan spanduk imbauan keselamatan, hingga menyiapkan jalur alternatif untuk mengurai potensi kemacetan.

Selain itu, sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) juga akan didirikan di jalur-jalur strategis guna memberikan pelayanan kepada masyarakat selama perjalanan mudik.

Pos-pos tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengamanan, tetapi juga dapat dimanfaatkan para pemudik untuk beristirahat apabila mengalami kelelahan selama perjalanan.

"Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan selamat hingga sampai ke kampung halaman. Pos-pos pelayanan juga disiapkan agar pengendara bisa beristirahat jika merasa lelah," jelas Jeki.

Pengendara Diminta Cek Kendaraan

Selain menyiapkan pengamanan di lapangan, Ditlantas Polda Riau juga mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik dengan matang. 

Pengendara diminta memastikan kendaraan yang akan digunakan dalam kondisi layak jalan.

Beberapa komponen penting yang perlu diperiksa antara lain kondisi ban, sistem pengereman, lampu kendaraan, hingga memastikan bahan bakar mencukupi sebelum memulai perjalanan.

Pengendara juga diingatkan untuk membawa kelengkapan surat-surat kendaraan seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta memastikan identitas diri dibawa selama perjalanan.

Bagi pengendara mobil, disarankan untuk menyiapkan perlengkapan keselamatan tambahan seperti kotak P3K serta alat pemadam api ringan (APAR) atau racun api mini sebagai langkah antisipasi apabila terjadi keadaan darurat.

"Jika merasa mengantuk atau lelah saat berkendara, jangan memaksakan diri. Silakan beristirahat di pos yang telah disediakan. Keselamatan adalah yang utama dalam perjalanan mudik," pungkasnya.