Langkah Sunyi di Jumat Teduh, Jerlipa Ucap Syahadat di Masjid Raya An-Nur

Langkah-Sunyi-di-Jumat-Teduh-Jerlipa-Ucap-Syahadat-di-Masjid-Raya-An-Nur.jpg
Ratusan jamaah Jumat, Masjid Raya An Nur Riau menyaksikan Jerlipa Panjaitan masuk Islam pada Jumat, 27 Februari 2026. (Defri Candra/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Langit siang di halaman Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau tampak biru, cerah dan indah. Kubah hijau yang menjulang seakan menjadi saksi sebuah perjalanan batin yang tidak singkat.

Di hadapan ratusan jamaah, seorang perempuan muda berdiri dengan langkah tenang, namun mata yang menyimpan haru.  Namanya Jerlipa Br. Panjaitan. Lahir di Aek Kanopan Sumatera Utara pada tahun 2005, kini memilih membuka lembaran baru dalam hidupnya.

Perempuan yang belum menikah itu memilih menjadi mualaf dan mengucap dua kalimat syahadat dan ikrar masuk islam, Jumat, 27 Februari 2026. 

Dengan suara lirih namun mantap, Jerlipa mengungkapkan alasan di balik keputusannya. Ia mengaku memilih Islam bukan karena paksaan siapa pun. Semua berawal dari rasa ingin tahu yang tumbuh perlahan.

"Saya sering melihat teman-teman beribadah. Saya juga tinggal di lingkungan mayoritas Muslim," ujarnya singkat.


Pengalaman itu, katanya, menghadirkan ketenangan yang sulit dijelaskan. Ia merasa ada panggilan hati yang terus mengetuk. Hingga akhirnya, ia memutuskan untuk melangkah.

Selain itu, Jerlipa juga mengaku memiliki keinginan untuk menikah dengan pria Muslim.

Namun ia menegaskan, keputusannya memeluk Islam bukan semata karena rencana pernikahan, melainkan karena keyakinan yang telah tumbuh di dalam dirinya. Prosesi syahadat itu dipimpin oleh Pengurus Mualaf Center Riau, Ir. H. Rubianto.

Suasana masjid yang semula dipenuhi lantunan zikir perlahan hening dan kalimat syahadat mulai dituntunkan. Jerlipa mengikutinya dengan suara yang sempat bergetar, tetapi tegas. Sejurus kemudian, takbir menggema.

Beberapa jamaah tampak menyeka air mata. Bagi mereka, ini bukan sekadar prosesi formal, melainkan momentum kelahiran kembali seorang insan dalam keyakinan yang baru.

Di akhir prosesi, para jamaah satu per satu menyalami Jerlipa. Ucapan selamat dan doa mengalir hangat.

Tak hanya itu, wanita muda itu juga mendapatkan bingkisan dari Mualaf Center An Nur Riau berupa perlengkapan salat lengkap.