RIAU ONLINE, PEKANBARU - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar bakti sosial di dua panti asuhan di Kota Pekanbaru, yakni Panti Asuhan Al-Ilham dan Panti Asuhan Amanah, Selasa, 24 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026 yang menekankan pentingnya pemasyarakatan yang humanis, berdampak, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Rombongan Lapas Pekanbaru yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Yuniarto, tiba di lokasi dengan membawa sejumlah bantuan kebutuhan pokok. Kehadiran mereka disambut hangat oleh para pengurus panti serta anak-anak asuh yang tampak antusias dan bahagia.
Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan. Selain menyerahkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan harian lainnya, jajaran Lapas Pekanbaru juga menyempatkan diri berinteraksi, berbincang, serta memberikan motivasi kepada anak-anak panti asuhan.
Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk komitmen moral institusi pemasyarakatan untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat.
"Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menegaskan bahwa Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat," ujar Yuniarto.
Menurutnya, Ramadan menjadi pengingat bagi semua pihak untuk meningkatkan kepedulian dan berbagi kepada sesama. Ia berharap, semangat berbagi yang dibangun di Ramadan mampu memperkuat nilai empati dan solidaritas sosial, tidak hanya di lingkungan Lapas, tetapi juga di tengah masyarakat luas.
Ia menyebut kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan Kemenimipas dalam 15 Program Aksi Tahun 2026, yang menekankan pentingnya Pemasyarakatan yang humanis, berdampak, dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Lapas Pekanbaru dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan," tambahnya.
Pengurus panti asuhan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak asuh, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh berkah.
Kegiatan bakti sosial ini diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara institusi pemasyarakatan dengan masyarakat.
Lapas Pekanbaru berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sebagai bagian dari penguatan citra pemasyarakatan yang lebih terbuka, humanis, dan peduli.
"Dengan semangat kebersamaan, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap dapat terus menjadi bagian dari solusi sosial serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Pekanbaru," pungkasnya.

