Harga Sembako Naik, Disperindag Riau Pastikan Stok Aman Selama Ramadhan

Kepala-Disperindagkop-UKM-Riau.jpg
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Riau, Taufik OH (SOFIAH/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik, memasuki bulan Ramadhan 1447 H/2026 M. Meskipun demikian, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Riau, Taufik OH mengatakan pasokan sembako menjelang Ramadhan dalam jumlah aman. 

"Stok sembako kita aman. Beras di Bulog masih cukup untuk 6 bulan kedepan, begitu juga dengan minyak goreng, cabai, daging dan sebagainya," ujarnya, Jumat, 20 Februari 2026. 

Ia menjelaskan, Provinsi Riau bahkan mengalami deflasi sebesar 0,03 persen. Deflasi ini terjadi, satu diantaranya karena adanya penurunan harga pada bahan pangan.


"Riau sempat mengalami inflasi 4,3 persen tetapi kemudian sekarang kita sudah deflasi sebesar 0,03 persen. Deflasi ini disumbang oleh bahan pangan seperti cabe, ayam, telur, daging dan lain sebagainya," jelasnya.

Menurutnya, fluktuasi harga bahan pangan memang terjadi selama Ramadhan. Fluktuasi harga ini terutama terjadi beberapa hari pasca bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh.

"Untuk itu kita sudah melakukan intervensi. Seperti harga cabai, yang awalnya naik hingga Rp70.000 per kilogram menjadi Rp55.000 per kilogram," jelasnya.

Pihaknya juga akan terus melakukan intervensi harga agar kenaikan harga pangan di bulan Ramadhan tetap terkendali dan tidak berdampak besar terhadap daya beli masyarakat.