RIAU ONLINE, PEKANBARU – Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid menyampaikan proses evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2026 oleh Gubernur Riau telah selesai.
Saat ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tinggal menuntaskan tahapan administrasi sebelum anggaran tersebut resmi dijalankan.
Isa menjelaskan, Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah menggelar rapat guna menindaklanjuti hasil evaluasi tersebut.
“Evaluasi APBD 2026 dari gubernur sudah. Kemarin kita sudah mengadakan rapat Banggar bersama TAPD. Insya Allah dalam waktu dekat APBD 2026 sudah bisa digunakan,” ujar Isa, Kamis 12 Februari 2026.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berharap seluruh proses lanjutan dapat segera dirampungkan sehingga APBD Kota Pekanbaru 2026 dapat mulai direalisasikan pada bulan Februari ini.
“Mudah-mudahan di bulan Februari ini sudah bisa dijalankan. Sekarang tergantung proses yang dilakukan Pemko, kemudian diundangkan, setelah itu baru bisa digunakan,” jelasnya.
Menurut Isa, percepatan penggunaan APBD sangat penting agar program pembangunan dan pelayanan publik tidak mengalami keterlambatan.
Dalam evaluasi tersebut, Pemerintah Provinsi Riau juga mengingatkan agar APBD Kota Pekanbaru selaras dengan program prioritas nasional. Salah satunya mendukung Asta Cita Presiden RI, , serta agenda strategis pemerintah pusat lainnya.
“Dari hasil evaluasi, Pemprov mengingatkan agar APBD Kota Pekanbaru juga menunjang program-program Asta Cita Presiden dan agenda nasional lainnya. Itu kurang lebih gambarannya,” sebut Isa.
Sebagaimana diketahui, APBD Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2026 resmi disahkan sebesar Rp3,049 triliun dalam rapat paripurna DPRD Pekanbaru pada 17 Januari 2026.
Angka tersebut mengalami penurunan sekitar Rp162 miliar dibandingkan APBD Murni Tahun 2025 yang mencapai Rp3,21 triliun.
Meski terjadi penurunan nilai anggaran, DPRD berharap pelaksanaan APBD 2026 tetap mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kota Pekanbaru.

