DPRD Riau Nilai Kontes Waria di THM Bukti Lemahnya Pengawasan Pemko

DPRD-Provinsi-Riau-Minta-Pemprov-Bentuk-Tim-Penyelamat-PT-PIR.jpg
Anggota Provinsi Riau Fraksi PKS, Abdullah. (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kasus penyelenggaraan kontes kecantikan waria yang diduga berlokasi di Tempat Hiburan Malam (THM) New Paragon KTV di Kota Pekanbaru, menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Hal ini menyebabkan masyarakat turun langsung untuk mendesak Pemko Pekanbaru melakukan penyegelan THM tersebut, pada Selasa kemarin.

Menyoroti hal ini, Anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi PKS, Abdullah mengatakan kejadian ini menandakan lemahnya pengawasan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan Pemprov Riau. 


"Kalau masyarakat sampai turun, itu berarti ada indikasi lemahnya pengawasan. Kalau pengawasan kuat, masyarakat tidak akan turun," ujarnya, Rabu 4 Februari 2026.

Menurutnya, aturan mengenai LGBT telah ada dan sudah cukup sebagai payung hukum untuk menindak tegas praktek-praktek LGBT. Namun, pengawasan dan penegakan hukum yang perlu ditingkatkan.

"Tingkatkan pengawasan dan penindakan di THM. Kalau pengawasan kuat, penindakan tegas, tidak akan terjadi kontes waria, masyarakat juga tidak perlu turun," pungkasnya.