RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah Abdullah menyambut positif komitmen Kepala Badan Pendapatan (Bapenda) Provinsi Riau, Ninno Wastikasari yang baru dilantik pada Senin, 26 Januari 2026 lalu.
Menurutnya, Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah juga akan mendukung Bapenda untuk mengambil langkah-langkah konkret yang diperlukan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Sehingga, kinerja Pemprov dan DPRD Riau dalam meningkatkan pendapatan menjadi lebih efektif dan efisien.
"Kita memberikan apresiasi kepada Kepala Bapenda yang baru, yang berkomitmen akan memberikan terobosan besar untuk meningkatkan pendapatan daerah. Bahkan beliau siap mundur jika dalam 6 bulan belum menunjukkan kinerja yang baik," ujar Abdullah, Jumat, 30 Januari 2026.
"Komitmen Kepala Bapenda ini pasti akan kita dukung," jelasnya.
Selain itu, Abdullah juga mendorong agar 28 Organisasi yang juga menerima retribusi di Pemprov Riau, mempunyai komitmen yang sama seperti Bapenda.
"Bukan sekedar komitmen untuk mengejar serapan anggaran tetapi berkomitmen untuk mengejar pendapatan," jelasnya.
Lanjutnya, Pansus juga akan segera mengundang Bapenda Riau untuk melakukan rapat bersama demi membahas potensi-potensi pendapatan yang masih bisa dioptimalkan.
"Kita sudah jadwalkan Senin depan untuk mengundang Bapenda. Kita juga akan undang Pertamina untuk membahas PBBKB," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau yang baru, Ninno Wastikasari. Dalam sebuah dialog strategis bersama Pemerintah Kabupaten Siak, Selasa, 27 Januari 2026, Ninno menegaskan komitmennya untuk melakukan terobosan besar dalam meningkatkan pendapatan daerah.
Tidak main-main, Ninno yang baru sehari menjabat sebagai Kepala Bapenda Riau menyatakan telah menyiapkan surat pengunduran diri jika kinerjanya tidak memuaskan dalam waktu singkat.
"Saya sudah buat program. Kalau tidak selesai dalam enam bulan, saya mundur. Surat mundur sudah saya siapkan,"tegas Ninno
Ninno menegaskan Bapenda tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama jika ingin mengejar target pembangunan yang kian meningkat.
Menurut Ninno, kreativitas dan inovasi adalah kunci utama dalam pengelolaan pajak daerah. Ia meyakini tanpa adanya terobosan, proses pembangunan tidak akan berjalan maksimal.
Lebih lanjut, keterlibatan aktif Unit Pelaksana Teknis (UPT) di daerah juga berperan penting dalam mendukung pendapatan pajak daerah.
Saat ini, Bapenda Riau terus memperkuat koordinasi dengan daerah untuk memastikan target pendapatan tercapai sesuai rencana.

