Tingkatkan Kompetensi, Guru di Meranti Dilatih Susun Instrumen Penilaian Berbasis HOTS

pelatihan-guru-di-meranti.jpg
Guru SMAN 1 Tebing Tinggi Timur pelatihan penyusunan instrumen penilaian berbasis HOTS. (Istimewa)

RIAU ONLINE, MERANTI – Tim pengabdian kepada masyarakat melaksanakan kegiatan pelatihan penyusunan instrumen penilaian berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) bagi guru SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang penilaian pembelajaran yang selaras dengan tuntutan keterampilan abad ke-21.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut dilaksanakan selama dua hari, Senin hingga Selasa, 11–12 November 2025. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan kombinasi metode, yaitu satu hari workshop secara luring dan satu hari pendampingan secara daring.

Workshop luring dilaksanakan di Aula SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Timur dan diikuti langsung oleh para guru. Pada hari pertama ini, peserta mendapatkan pemaparan materi sekaligus diskusi terkait konsep dasar dan urgensi penyusunan instrumen penilaian berbasis HOTS.

Sebanyak 18 orang guru SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Timur dari berbagai mata pelajaran mengikuti kegiatan ini. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, baik saat pemaparan materi maupun diskusi interaktif bersama tim pengabdian.


Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tuntutan pendidik untuk mampu menyusun penilaian yang tidak hanya mengukur kemampuan mengingat dan memahami, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah peserta didik.

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan secara daring. Dalam sesi ini, para guru didampingi secara langsung oleh tim pengabdian untuk mengevaluasi dan merevisi soal-soal yang telah disusun sebelumnya agar sesuai dengan karakteristik HOTS.

Pendampingan daring dimanfaatkan peserta untuk mengonsultasikan kendala teknis dan konseptual dalam penyusunan instrumen penilaian. Tim pengabdian memberikan umpan balik serta contoh perbaikan soal yang lebih kontekstual dan menuntut proses berpikir tingkat tinggi.

Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan para guru SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Timur mampu menerapkan penilaian berbasis HOTS secara berkelanjutan dalam pembelajaran, sehingga kualitas proses dan hasil belajar siswa di Kabupaten Kepulauan Meranti dapat terus meningkat.