RIAU ONLINE, INHU - Ledakan pipa gas tanam milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) di Desa Tani Makmur, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), menyebabkan kerusakan pada lima unit rumah warga.
Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar menjelaskan ledakan terdengar sangat kuat hingga material tanah hasil ledakan menimpa rumah warga.
“Kondisi setelah ledakan, tanah terlihat berlubang cukup besar dan dalam,” ujar Fahrian, Minggu, 11 Januari 2026.
Rumah terdampak ledakan tersebut masing-masing milik warga Ahmad Hojali, Supriyanto, Aan, Adi, dan Edi Tamsil. Bahkan, kerusakan cukup parah dialami rumah Ahmad Hojali karena sangat dekat dengan pipa gas.
Pascaledakan, lanjutnya pihak perusahaan langsung mengambil langkah cepat dengan menutup saluran gas di lokasi kejadian. Selain itu, berdasarkan laporan petugas Polres Inhu dan Polsek Rengat Barat yang turun ke lokasi,
Meski begitu, Fahrian menjelaskan ledakan pipa gas pada Jumat, 9 Januari 2026 dini hari itu tidak menyebabkan kebakaran seperti kejadian serupa ang sebelumnya terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
"Saat peristiwa berlangsung, kondisi cuaca di lokasi sedang hujan. Ledakan diduga disebabkan oleh kebocoran pipa gas,” katanya.
Saat ini, pihak PT TGI disebut tengah melakukan perbaikan serta berkoordinasi dengan warga terdampak untuk proses ganti rugi. “Mereka juga duduk bersama warga yang rumahnya terdampak untuk membahas penyelesaian,” tukasnya.
Sebelumnya ledakan pipa gas PT TGI juga meledak dan menjadi menimbulkan kebakaran hebat di Inhil. 10 orang dilaporkan terluka, masing masing tiga kendaraan dan bangunan juga dilaporkan terbakar.(ANTARA)

