RIAU ONLINE, PEKANBARU - Tarian Zapin diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata dalam bidang pariwisata budaya di Provinsi Riau. Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Datuk Seri H Raja Marjohan Yusuf, mengatakan, tarian Zapin memiliki kekuatan ganda sebagai motor penggerak promosi wisata sekaligus sebagai penjaga marwah budaya Melayu.
Hal ini dikarenakan, setiap tarian Zapin membawa cerita dan daya tarik tersendiri. Mulai dari Zapin Meskom Bengkalis hingga Zapin Api Rupat.
"Tak hanya dari sisi budaya, tetapi juga dalam pengembangan sektor pariwisata, Zapin dapat kita kembangkan. Ciri khas tariannya mempunyai daya tarik besar sebagai atraksi wisata budaya," ujarnya, Sabtu, 10 Januari 2026.
Menurutnya, ada banyak ragam tarian Zapin. Mulai dari Zapin Meskom Bengkalis, Zapin Siak, Zapin Lancang Kuning, Zapin Kipas, Zapin Api, hingga berbagai varian lainnya yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
"Kalau ada pagelaran seni zapin itu, bisa nanti wisatawan datang melihat langsung ke Bengkalis, Siak, atau Pekanbaru. Jadi nilai jualnya ada disitu untuk pariwisata kita," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa gerakan Zapin banyak terinspirasi dari alam. Harmoni gerak yang menyerupai ombak laut dan hembusan angin menjadi simbol hubungan manusia dengan lingkungannya.
"Nilai filosofis tersebut membuatnya bukan hanya indah dipandang, tetapi juga sarat pesan moral. Melalui ini masyarakat diajak seperti memahami pentingnya hidup selaras dengan alam, menjaga keseimbangan antara manusia, budaya, dan lingkungan," jelasnya.
Diantara tarian Zapin, ada pertunjukan Zapin Api di Pantai Rupat yang digelar pada malam hari. Tarian Zapin Api ini menghadirkan suasana magis yang memadukan seni, tradisi, dan keunikan lokal.
Oleh karena itu, pihaknya mengatakan potensi tarian Zapin sebagai wisata dapat dilakukan melalui berbagai media, mulai dari konten visual digital hingga produksi film dokumenter.
"Setiap penampilan zapin itu kalau bisa dibuat filmnya dan konten. Orang-orang banyak dapat melihat itu, kemudian bagi penasaran bisa langsung datang ke Pantai Rupat," pungkasnya.

