RIAU ONLINE, PEKANBARU - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Riau mendukung pemilihan gubernur dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Hal ini disampaikan Ketua Umum DPW PPP Riau, Ikbal Sayuti, Jumat, 9 Januari 2026.
"Gubernur itu sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di provinsi," ujarnya.
Ia menjelaskan, pemilihan gubernur oleh DPRD diharapkan dapat mempermudah koordinasi antara pemerintah dan daerah.
"Kadang-kadang kan, kalau gubernur itu berbeda politik dengan kepala daerah di kabupaten/kota agak sulit koordinasi dengan di bawahnya. Tapi kalau dipilih oleh DPRD, dan merupakan perpanjangan tangan dari pusat tentunya akan lebih mudah untuk mengimplementasikannya ke bawah," jelasnya.
Pihaknya juga menilai dengan pemilihan oleh DPRD, maka biaya yang dihabiskan untuk proses ini juga akan lebih murah daripada melibatkan seluruh rakyat. Dimana, biaya logistik untuk satu pasangan calon pada pemilihan bisa mencapai Rp50 miliar hingga Rp100 miliar.
Pemilihan melalui rakyat juga berpotensi menguntungkan calon dengan modal besar (logistik) dan popularitas daripada mereka yang memiliki kemampuan manajerial atau latar belakang birokrasi yang kuat.
"Walaupun kekurangannya adalah terbatasnya hak masyarakat untuk memilih langsung pemimpinnya," jelasnya.
Sementara itu, terkait pemilihan wali kota dan bupati, menurutnya memang sebaiknya tetap digelar dengan pesta rakyat atau Pemilu.
Pasalnya, berbeda dari gubernur, walikota dan bupati memiliki wilayah kekuasaan secara langsung.
"Kalau bupati dan wali kota bisa tetap dipilih langsung oleh rakyat," pungkasnya.

