RIAU ONLINE, PEKANBARU — Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru menyatakan dukungan terhadap rencana pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar yang melibatkan pihak ketiga.
Namun, dukungan tersebut diberikan dengan catatan pengelolaan harus disertai perbaikan sistem persampahan secara menyeluruh.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Hamdani, Selasa 6 Januari 2026. Menurutnya, pelibatan pihak ketiga dinilai berpotensi menghadirkan efisiensi anggaran, selama diiringi dengan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.
“Kalau pengelolanya memang bisa mengefisiensikan anggaran, dari sekian puluh miliar ada yang bisa kita efisienkan, tentu kita support dan kita dukung. Tapi harapannya sampah ini betul-betul dikelola, bukan hanya dibuang di TPA,” ujar Hamdani.
Ia mengungkapkan, persoalan sampah di Kota Pekanbaru telah lama menjadi perhatian Komisi IV DPRD. Bahkan, pihaknya telah berulang kali mendorong dinas terkait agar mulai tahun 2026 sistem persampahan tidak lagi bertumpu pada pola lama, yakni sekadar mengangkut sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) ke TPA.
“Dari dulu kami di Komisi IV sudah sampaikan, tahun 2026 itu sampah bukan hanya diangkut dari TPS ke TPA, tapi memang sudah dikelola. Kalau perlu dari sumber sampahnya langsung, dari masyarakat,” jelasnya.
Hamdani menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar dapat memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah. Menurutnya, pemilahan sampah menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan.
“Ada sampah yang bisa didaur ulang, ada yang tidak. Kalau tidak bisa didaur ulang tentu harus ada pengelolaan khusus. Jangan sampai hanya dibuang, menggunung, lalu menjadi masalah baru,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hamdani menegaskan DPRD Pekanbaru pada prinsipnya mendukung setiap langkah Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang bertujuan menyelesaikan persoalan sampah secara komprehensif, termasuk dengan melibatkan pihak ketiga.
“Kalau Pemko mau melibatkan kembali pihak ketiga dan itu bisa menghadirkan efisiensi anggaran, Insyaallah kita support. Tapi catatan kita jelas, sampah harus dikelola dengan baik, bukan sekadar dibuang,” tutupnya.

