Pemprov Belum Lunasi Utang di Tahun 2025, DPRD Riau: Padahal Keuangan Aman

Plt-Kepala-BPKAD-Riau-Ispan-Syahputra.jpg
Plt Kepala BPKAD Riau, Ispan Syahputra (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau belum melunasi tunda bayar di tahun 2025 sekitar Rp150 miliar. Plt Kepala BPKAD Riau, Ispan Syahputra, mengatakan kegagalan pelunasan tunda bayar ini dikarenakan pendapatan daerah tidak tercapai 100 persen dari proyeksi di APBD Riau. 

"Karena pendapatan kita juga tidak sampai 100 persen tahun lalu, sehingga berdampak pada pelunasan kewajiban kita. Utang tunda bayar dari tahun 2025 sekitar 16 persen lagi," ujarnya, Selasa, 6 Januari 2026.

Sementara itu, terkait akumulasi utang dari tahun sebelum 2025, ia menjelaskan pihaknya juga sedang membuat perhitungan dan laporan keuangan..

"Untuk rincian tunda bayar yang sudah dan belum, masih kita hitung detailnya,"  jelasnya.


Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Riau Kaderismanto mengatakan pihaknya belum mengkonfirmasi alasan tunda bayar itu belum bisa dilunasi, sehingga kembali menjadi beban bagi APBD tahun 2026. 

"Kita belum mengonfirmasi kepada Pemprov kenapa belum lunas, apakah karena ada masalah penyaluran atau tidak ada anggaran. Sampai akhir tahun 2025 kemarin, saya lihat keuangan kita aman-aman saja," jelasnya.

Meskipun demikian, pihaknya bersyukur bahwa beban tunda bayar sudah berkurang 80 persen. 

"Syukurlah sudah terbayar 80 persen. Karena utang tunda bayar sebelumnya sekitar Rp900 miliar, sekarang tinggal sekitar Rp150 miliar lebih untuk tahun 2026," pungkasnya.