RIAU ONLINE, PEKANBARU - Aksi kejahatan jalanan kembali menggemparkan warga Kota Pekanbaru. Seorang pria pengendara sepeda motor menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) diduga begal di kawasan Star City, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat, 2 Januari 2026 sekira pukul 01.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga telah diikuti oleh para pelaku sejak di kawasan Jalan Harapan Raya hingga akhirnya diserang di Jalan Jenderal Sudirman.
Aksi brutal itu terekam dalam sebuah video yang kini beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, tampak korban tergeletak di jalan dengan kondisi wajah berlumuran darah akibat luka sabetan senjata tajam.
Warga sekitar yang melihat kejadian itu terlihat berupaya memberikan pertolongan awal sebelum korban dibawa untuk mendapatkan perawatan medis.
"Korban terlihat mengalami luka cukup serius di bagian wajah. Informasi yang kami dapat, korban sempat diikuti oleh beberapa orang dari arah Harapan Raya sebelum diserang di Sudirman,” ujar salah seorang warga, Yofi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi kejadian maupun identitas korban. Belum diketahui pula jumlah pelaku serta motif pasti di balik aksi kekerasan tersebut.
Kejadian ini kembali menambah daftar panjang aksi kejahatan jalanan di Kota Pekanbaru yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.
Warga pun mulai mempertanyakan efektivitas upaya aparat kepolisian dalam menekan angka kriminalitas, khususnya aksi begal yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari.
Sejumlah pihak menyoroti keberadaan Tim RAGA (Rabu Anti Geng dan Anarkisme) yang sebelumnya sempat digembar-gemborkan sebagai satuan khusus untuk menumpas aksi kejahatan jalanan.
Namun, belakangan ini, keberadaan tim tersebut dinilai hanya tinggal slogan, seiring masih maraknya aksi kriminal di ibu kota Provinsi Riau.
"Kalau begini terus, kami sebagai warga jelas merasa takut. Tim RAGA katanya untuk memberantas kejahatan, tapi kejadian begal masih terus terjadi, bahkan di pusat kota," keluh seorang warga Pekanbaru.
Sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan pernah menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga rasa aman masyarakat. Pernyataan itu disampaikan saat peluncuran Tim RAGA beberapa waktu lalu.
"Jika satu saja warga Pekanbaru merasa tidak aman, maka kami gagal," tegas Irjen Herry Heryawan saat itu.
Pernyataan tersebut kini kembali menjadi sorotan publik, menyusul terjadinya aksi kejahatan di jantung Kota Pekanbaru.
Masyarakat berharap aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini, menangkap para pelaku, serta meningkatkan patroli dan pengamanan guna memulihkan rasa aman warga.

