RIAU ONLINE, PEKANBARU - Aksi kejahatan jalanan penjambretan dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali marak terjadi di Kota Pekanbaru dalam sepekan terakhir.
Sejumlah kejadian yang terjadi di berbagai wilayah kota ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama menjelang akhir tahun.
Peristiwa penjambretan terjadi pada Senin, 22 Desember 2025, sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Hangtuah, tepatnya di depan Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya.
Korban merupakan seorang perempuan yang saat itu tengah berboncengan sepeda motor dengan suaminya.
Menurut warga di lokasi kejadian, dua orang pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max hitam dan mendekati korban dari arah belakang. Pelaku yang dibonceng merampas gelang emas yang dikenakan korban sebelum melarikan diri.
"Pelaku datang dari belakang, langsung merampas gelang emas korban dan kabur. Korban sempat berteriak dan mencoba mengejar, tapi pelaku sudah melaju kencang," ungkap salah seorang warga, Wati, yang melihat kejadian itu.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp17 juta. Kasus tersebut pun menambah daftar panjang aksi penjambretan yang terjadi di Pekanbaru dalam beberapa waktu terakhir.
Tak berselang lama, aksi kriminal kembali terjadi pada Selasa, 23 Desember 2025, sekitar pukul 05.05 WIB. Kali ini, pencurian sepeda motor terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Taman Karya, Jalan Sakato, Kecamatan Tuah Madani.
Sepeda motor Yamaha N-Max warna hitam doff dengan nomor polisi BM 3771 HW dilaporkan raib digondol maling.
Dari rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian, terlihat dua orang pelaku masuk ke area kosan dan mengangkat sepeda motor korban yang masih dalam kondisi terkunci stang.
"Motor itu diangkat keluar dulu. Setelah sampai di luar, salah satu pelaku mematahkan kunci stang, lalu motor langsung dibawa kabur," ujar salah seorang penghuni kos, Reni.
Aksi penjambretan kembali terulang pada Jumat, 26 Desember 2025, sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Kartama/Inpres, Kecamatan Marpoyan Damai. Kejadian tersebut terjadi di tikungan Jalan Kartama.
Dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna cream mencoba merampas ponsel milik korban.
Saat itu korban tengah mengendarai sepeda dan berhenti di pinggir jalan karena ponselnya berbunyi. Pelaku kemudian mendekat dan mencoba merampas ponsel korban.
Beruntung, korban tidak mengalami kerugian materiil dalam kejadian tersebut. Namun, peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat akan tingginya potensi kejahatan jalanan.
Sementara itu, pada Sabtu, 27 Desember 2025, sekitar pukul 04.45 WIB, kasus pencurian sepeda motor kembali terjadi di kawasan Tuah Madani.
Sepeda motor Honda CRF warna hitam dengan nomor polisi BM 2732 ACJ dilaporkan hilang dari salah satu rumah kos di Jalan Karya, Kelurahan Tuah Karya.
Pelaku terekam kamera CCTV saat mematahkan kunci stang sepeda motor menggunakan kaki, sebelum akhirnya kabur membawa kendaraan hasil curiannya.
Menyikapi maraknya aksi kejahatan tersebut, warga Pekanbaru diimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berada di jalan maupun saat memarkir kendaraan.
Masyarakat diminta menghindari penggunaan barang berharga yang mencolok, tidak memainkan ponsel di pinggir jalan, serta selalu menggunakan kunci tambahan pada kendaraan bermotor.

